Warga Pendatang ke Kab. Bogor Harus Miliki Indentitas Jelas

Bupati Bogor, Rachmat Yasin meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) tegas terhadap para pendatang baru yang seenaknya datang ke Kabupaten Bogor tanpa membawa surat pindah dari tempat asalnya.

"Penduduk Kabupaten Bogor dalam angka saja sudah melampaui 4,7 juta jiwa. Jika ditambah lagi dengan pendatang baru yang tak beridentitas jelas, wilayah ini akan semakin padat. Sedangkan kepadatan penduduk acap menimbulkan masalah sosial," ujar dia.

Jika memang ada pendatang baru yang akan menetap di wilayah ini dengan alasan yang jelas, sambung dia, maka harus ada orang yang menjaminnya. Baik itu pihak keluarga maupun orang yang ditumpanginya.

"Jika memang alasan mereka untuk tinggal di Bogor masuk akal, sebagai kepala daerah saya tak ingin pendatang baru tak beridentitas jelas menjadi salah satu penyebab timbulnya masalah social di Bogor," tegasnya.

Kepala Disdukcapil. Subaweh, mengatakan, pekan depan akan menggelar operasi yustisi di setiap kecamatan. Namun, ada empat kecamatan yang menjadi skala prioritas dalam operasi yang akan melibatkan Satpol PP dan aparat muspika ini. Antara lain, Kecamatan Cileungsi, Gunungputri, Citeureup dan Parungpanjang.

Related posts