Tahun 2015, AKRA Incar Laba Tumbuh 10%

Tahun 2015, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih di atas 10%. Kendati penjualan tumbuh tipis, manajemen PT AKR Corporindo Tbk optimistis laba bersih perseroan tahun ini bisa tumbuh dua digit dibanding tahun lalu.

Pada akhir tahun ini,emiten pertambangan dan distributor bahan bakar minyak tersebut menargetkan pendapatan hingga sebesar Rp 24,1 triliun, meningkat 8% dari raihan tahun lalu sebesar Rp 23,3 triliun. Presiden Direktur AKR Corporindo Haryanto Adikoesoemo mengatakan, peningkatan pendapatan perseroan tahun depan akan terdongkrak oleh efektifnya kembali pertambangan batu bara dan tuntasnya proyek Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) tahap I di Gresik, Jawa Timur,”Penjualan dari JIIPE sudah mulai masuk tahun depan,”ujarnya di Jakarta, Kamis (27/11)

Sementara itu Direktur Perseroan Suresh Vembu menambahkan, tahun ini perseroan akan berencana mempertahankan margin laba bersih pada level 3,4% seperti yang telah terealisasi di kuartal III-2014. Dengan mempertahankan margin laba bersih maka perseroan berpotensi meraih laba bersih sebesar Rp 804,44 miliar sampai Rp 819,74 miliar hingga akhir tahun ini.

Sepanjang tahun lalu, laba bersih AKRA tercatat sebesar Rp 648 miliar. Jika target-target itu tercapai, maka pertumbuhan laba bersih perseroan berkisar 24,14%-26,5%. Hingga kuartal III-2014, penjualan dan pendapatan AKRA sebesar Rp 16,98 triliun dan laba bersih sekitar Rp 579 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Audi Ingin Gandakan Penjualan di China Dalam 6 Tahun

NERACA Jakarta – Merek premium dari grup Volkswagen, Audi, menyatakan ingin melipatgandakan angka penjualan selama enam tahun mendatang di China…

Kuartal Satu, Laba PT Bukit Asam Tumbuh 66%

NERACA Jakarta - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan pertumbuhan laba bersih pada kuartal pertama 2018 sebesar 66% menjadi Rp1,45…

Deposito Tumbuh Melambat, Bagaimana Likuiditas Bank?

  Oleh: Rezkiana Nisaputra Pertumbuhan simpanan berjangka atau deposito tengah mengalami perlambatan. Bank Indonesia (BI) mencatat, pada Februari 2018 deposito tumbuh melambat…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

IHSG Sepekan Tumbuh 1,07% - Kapitalisasi Pasar di BEI Capai Rp 7 Triliun

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin atau priode 16 hingga…

BEI Padang Ikut Gelar Tes Serentak CMP DP

Sebanyak 86 peserta mengikuti tes tertulis tenaga profesional pasar modal untuk mengikuti Capital Market Professional-Development Program (CMP-DP) 2018 yang diselenggarakan…

Indofarma Anggarkan Capex Rp 160 Miliar

Danai pengembangan bisnis, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) tahun ini menganggarkan belanja modal atau (capital expenditure /capex) sebesar Rp160 miliar.…