Panin Bidik Investor Potensial Anak Muda

Menyadari Indonesia masih tertinggal dalam jumlah investor pasar modal, kini perusahaan sekuritas tengah membidik investor potensial pasar modal dari kalangan anak muda seiring dengan membaiknya pengetahuan mereka tentang pasar modal,”Kami menganggap anak-anak muda saat ini cukup mengerti apa itu pasar modal, selain itu untuk bisa bertransaksi di pasar modal sekarang ini tidak perlu berinvestasi uang dalam jumlah banyak jadi sesuai dengan kemampuan mereka," ujar Branch Manajer Panin Sekuritas Semarang, Marwahyudi di Semarang, Kamis (27/11).

Untuk terus menambah nasabah dari kalangan anak muda, saat ini pihaknya aktif berkunjung ke sejumlah perguruan tinggi dalam rangka memberikan edukasi terkait pasar modal,”Misi awal kami adalah generasi muda bisa mengerti apa itu pasar modal sehingga bisa berinvestasi dengan tepat,”tandasnya.

Menurutnya, jika kalangan muda memiliki pola pikir jangka panjang maka akan memanfaatkan pasar modal sebagai alat untuk berinvestasi,”Dengan investasi perbulan sebanyak Rp100 ribu, hasilnya bisa dinikmati pada lima atau sepuluh tahun mendatang. Mereka bisa membelanjakan uang tersebut untuk membeli kendaraan, rumah, melanjutkan pendidikan, atau menjalankan ibadah," katanya.

Meski demikian, pihaknya mengakui bukan hal yang mudah mengajak masyarakat untuk bisa berinvestasi dengan tepat. Kondisi ini disebabkan karena pengetahuan mereka yang masih minim terkait pasar modal, terutama bagi pekerja atau kalangan yang sudah berumur.

Mengenai kondisi tersebut, saat ini ada jenis saham yang bisa dicoba oleh nasabah baru yaitu reksadana. Dengan reksadana tersebut, uang yang diinvestasikan nasabah dijalankan oleh fund manajer. Dalam hal ini fund manajer atau trader adalah orang yang memahami betul kondisi pasar di pasar modal sehingga risiko investasi bisa diminimalisasi. Untuk saat ini jumlah nasabah khusus reksadana yang dimiliki Panin Sekuritas Cabang Semarang mencapai 500 orang,”Dengan adanya program edukasi yang kami fokuskan pada kalangan muda ini harapan kami jumlah nasabah dari Semarang dan sekitarnya bisa lebih banyak lagi,”ungkapnya (ant/bani)

BERITA TERKAIT

PTBA Bidik Pendapatan Tumbuh 20% di 2018 - Garap Proyek PLTU Mulut Tambang

NERACA Jakarta – Optimisme membaiknya harga tambang batu bara di tahun depan, menjadi sentimen positif bagi emiten tambang untuk memacu…

Investor Asing Masih Percaya Indonesia - Laris Manis Komodo Bond

NERACA Jakarta- Ludesnya penawaran PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) Komodo Bond di Londo Stock Exchange, menunjukkan kepercayaan pelaku pasar…

Pendapatan Ancora Resources Terkoreksi 7% - Kinerja Anak Usaha Melorot

NERACA Jakarta – Performance kinerja keuangan PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) masih membukukan raport merah di kuartal tiga 2017.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…