Sistem Upah Bagi Hasil Diusulkan

NERACA

Jakarta - Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri, mengusulkan sistem upah dengan pembagian hasil produktivitas perusahaan sebagai alternatif dari sistem upah konvensional yang diterapkan selama ini.

"Konsep pendekatan dalam penentuan besaran upah di perusahaan adalah sistem bagi hasil produktivitas atau yang dikenal dengan prinsip 'productivity gain sharing' yang dapat menguntungkan semua pihak," katanya di Jakarta, Rabu (26/11).

Hanif mengatakan selama ini pembahasan mengenai upah masih sering menghadapi masalah dan kendala, baik dalam penetapan upah minimum maupun dalam negosiasi penetapan upah di dalam perusahaan.

"Oleh karena itu, diperlukan terobosan-terobosan dalam penentuan upah perusahaan misalnya dengan bagi hasil produktivitas," ujarnya.

Pembagian hasil peningkatan produktivitas tersebut dilakukan dengan model distribusi yang berkeadilan kepada semua pihak yang berperan menciptakan tambahan pendapatan yaitu pengusaha, pekerja dan para pihak pendukung lainnya.

Dengan memperkenalkan sistem bagi hasil produktivitas itu diharapkan hubungan industrial dapat melangkah lebih maju yaitu tidak hanya terpaku kepada penetapan upah minimum saja, akan tetapi lebih berorientasi kepada peningkatan produktivitas perusahaan sehingga ikut meningkatkan upah atau kesejahteraan pekerja. [ardi]

BERITA TERKAIT

Menkop Beri Penghargaan Bagi 21 UKM Inspiratif

Menkop Beri Penghargaan Bagi 21 UKM Inspiratif NERACA Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga memberikan penghargaan bagi 21…

Produk Otomotif China Tambah Pilihan Bagi Konsumen

Dua industri otomotif asal Tiongkok yakni PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) dan PT Sokonindo Automobile tahun ini resmi memasuki…

Investasi Tempat Persemaian Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Pemerhati Ekonomi dan Industri, Fauzi Aziz   Ekonomi suatu bangsa akan tumbuh bilamana kegiatan investasinya juga tumbuh. Pembentukan investasi yang…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

PII Dorong Pemda Manfaatkan Skema KPBU

  NERACA   Jakarta - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) mendorong agar Pemerintah Daerah (Pemda) memanfaatkan skema Kerjasama Pemerintah dan…

IIF Dapat Kucuran Rp1 triliun dari JICA - Untuk Bangun Infrastruktur

    NERACA   Jakarta - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menandatangani perjanjian pinjaman sebesar ¥ 8.000.000.000 atau sekitar Rp…

Pasar Tekstil Tanah Abang Melesu

  NERACA   Jakarta - Penjualan tekstil di Pasar Tanah Abang masih lesu, sehingga beberapa pedagang pakaian jadi pun terpaksa…