Jasa Marga Setor Modal Rp 44 Miliar

Komitmen PT Jasa Marga Tbk (JSMR) memperlebar bisnis jalan tol, dibuktikan perseroan dengan penandatanganan usaha patungan pada 25 November 2014 dalam rangka pembentukan atau pendirian perseroan terbatas yang bergerak di bidang pengusahaan jalan tol.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (26/11), disebutkan, para pihak dalam perjanjian usaha patungan adalah perseroan, PT Waskita Karya Tbk, PT Pembangunan Perumahan Tbk dan PT Hutama Karya. Nama perusahaan yang akan didirkan oleh para pihak tersebut yakni PT Jasamarga Kualanamu Tol atau nama lain yang akan disepakati dan disetujui Kementerian Hukum dan HAM.

Perseroan akan melakukan penyertaan pada perusahaan baru dengan nilai Rp44.000.000.000 atau sebanyak 44.000 saham yang mewakili 55% dari total saham perusahaan patungan. Dijelaskan, nilai penyertaan ini bukan merupakan transaksi material sebagaimana yang diatur dalam peraturan No. IX.E2 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK tangal 28 November 2011.

Sebelumnya, Jasa Marga juga tengah membangun jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. Maka guna mendanai pembangunan jalan tol tersebut, PT Jasa Marga Tbk berencana menjajaki pinjaman sekitar Rp 2,8 triliun dan targetnya, pinjaman tersebut sudah bisa dikantungi pada kuartal pertama tahun 2015, “Sebelum menjajaki pinjaman tersebut, perseroan akan menyelesaikan pembentukan perusahaan patungan (joint venture/JV) bernama PT Jasamarga Kualanamu Tol. Pembentukan JV tersebut sedang tahap finalisasi,”kata Direktur Keuangan Jasa Marga, Reynaldi Hermansyah.

Dirinya menuturkan, saat ini pembentukan JV sedang tahap penyelesaian administrasi pembentukan badan hukum dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Pada 23 September 2014, Jasa Marga resmi memimpin konsorsium pekerjaan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi II. Dalam proyek ini, Jasa Marga mengantongi 55 persen saham, sedangkan PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) dan PT Hutama Karya masing-masing 15 persen. Ruas Medan-Kualanamu-TebingTinggi sepanjang 60 kilometer (km) ini memiliki nilai investasi sekitar Rp 4 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Potensi Global US$88 Miliar, Ekspor Komponen Pesawat akan Dipacu - Kebijakan Publik

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan daya saing industri nasional agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas sehingga kompetitif…

Antam Refinancing Obligasi Rp 900 Miliar - Marak Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta – Tren obligasi jatuh tempo tahun ini cukup marak, alhasil kebanyakan emiten disibukkan untuk mempertebal kocek untuk membayar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…