Peningkatan Kualitas Guru Jadi Fokus Perhatian

Wujudkan Revolusi Mental

Sabtu, 29/11/2014

NERACA

Tak berlebihan kiranya jika guru menjadi kunci keberhasilan dalam revolusi mental yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya, sebagai motor penggerak, guru merupakan teladan yang menentukan masa depan negara ini. Maka dari itu guru perlu meningkatkan kualitasnya agar bisa menjadi lebih baik.

Dalam rangka merayakan Hari Guru Nasional 2014 dan HUT PGRI ke-69 yang jatuh pada 25 November lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan revolusi mental merupakan konsep peningkatan kualitas manusia untuk memajukan Republik Indonesia. Dengan demikian, sebagai pendidik generasi bangsa, guru pun perlu meningkatkan kualitasnya agar masyarakat menjadi lebih baik.

Demi mewujudkan revolusi mental melalui peran strategis guru, Peningkatan kualitas guru akan menjadi fokus perhatian kementerian Anies pada tahun 2015. Rencananya, program ini akan berlangsung bagi 3,2 juta guru yang tersebar di 207-an sekolah di penjuru Indonesia, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

“Apabila guru dapat menjadi contoh teladan yang baik, Insya Allah generasi penerus bangsa akan memiliki karakter yang baik pula.Disitu kuncinya,” ujar dia

Sementara itu, Kepala Badan Sumber Daya Mutu Pendidikan dan Peningkatan Mutu Pendidikan Syawal Gultom mengatakan, program peningkatan kualitas guru ini menitikberatkan pada penilaian kerja secara individu.

“Peningkatan kualitas guru dilakukan dengan menambahkan pendidikan dan pelatihan tatap muka guru, baik secara langsung atau maupunonline,” ujar Syawal