IPO Soechi Lines Diyakini Diserap Pasar

Menurut kajian PT Daewoo Securities, penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) PT Soechi Lines diprediksi akan disambut positif pelaku pasar. Dijadwalkan, perusahaan di bidang pelayaran dan pembangunan kapal ini akan mencatatkan sahamnya di bursa pada 2 Desember 2014.

Dalam risetnya di Jakarta, kemarin, diungkapkan, alasan IPO PT Soechi Lines bakal diserap pasar karena kondisinya saat ini cukup tepat. Dimana hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintahan baru melaksanakan lima pilar guna mengembangkan industri kelautan.

Kelimanya adalah menata ulang industri kelautan di Indonesia, menjaga dan menumbuh kembangkan sumber daya kelautan, prioritas pengembangan infrastruktur dan konektifitas, memperkuat diplomasi tata kelautan serta memperluas dan memperkuat pertahanan kelautan. Maka dengan rencana pemerintah itu, Soechi di perkirakan akan menjadi salah satu penerima keuntungan.

Di sisi lain, di tengah pelaku industri perkapalan mengalami kesulitan keuangan, potensi Soechi untuk mengambil keuntungan dan memperoleh pangsa pasar sangat besar. Soechi menargetkan dana IPO sekitar Rp 577,5 miliar dengan melepas 1,05 miliar saham atau 15% dari saham perusahaan pada harga Rp 550 per saham. Dana IPO, sekitar 50 persen digunakan untuk membeli kapal baru, sebesar 25% untuk membayar utang dan 25% untuk modal kerja.

Berdiri pada 1977, Soechi adalah salah satu perusahaan terbesar di bidang pengangkutan oil, chemical dan gas, dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 30%, atau terbesar kedua adalah PT Waruna Nusa Sentana 26% dan PT Trada Maritime sebesar 13%. Penjamin emisi adalah RHB OSK Sekuritas dan Mandiri sekuritas. Laba bersih Soechi semester I-2-14 mencapai US$ 15,6 juta atau setara dengan 50,2% dari proyeksi pendapatan 2015. Oleh karenanya, penawaran harga IPO Rp 550 akan memberikan kenaikan harga yang cukup positif. (bani)

BERITA TERKAIT

Generasi Milenial Potensial Pasar Asuransi

    NERACA   Jakarta - Perusahaan asuransi dan manajemen aset AXA Indonesia (AXA Group) menyatakan generasi milenial (penduduk Indonesia…

Urban Jakarta Bidik Penjualan Rp 240 Miliar - Harga IPO Rp 1000-1250 Per Saham

NERACA Jakarta – Tren pengembangan proyek properti berbasis transit oriented development (TOD) cukup menjanjikan kedepannya, apalagi pembangunan LRT yang digarap…

Urban Jakarta Propertindo Rencanakan IPO - Danai Akuisisi Lahan di Jabodetabek

NERACA Jakarta - Jelang tutup tahun 2018, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih kebanjiran perusahaan yang bakal mecatatkan saham perdananya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp 3,93 Triliun

Di kuartal tiga 2018, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih Rp3,93 triliun, naik 49,67% year on year (yoy)…

BEI Suspensi Saham Trancoal Pacific

Mengalami kenaikan harga saham di luar kewajaran, perdagangan saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) dihentikan sementara atau disuspensi oleh PT…

Hotel Mandarine Bakal Gelar Rights Issue

Perkuat modal dalam rangka mendanai ekspansi bisnisnya, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) berniat menerbitkan saham dengan hak memesan efek…