Tahun Depan, Penjualan Otomotif Diprediksi Stagnan

NERACA

Penutupan akhir tahun 2014 kian dekat, banyak persoalan ditahun 2014 yang membuat industri otomotif Indonesia terus berkembang dan ada juga ada yang berjalan ditempat dari sisi penjualannya.

Namun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memprediksi penjualan mobil pada 2015 akan relatif sama dengan 2014 atau tetap pada posisi 1,2 juta unit karena pertimbangan inflasi, nilai tukar, dan suku bunga Bank Indonesia.

"Kami per kuartal melakukanreview, saat ini kami melihat untuk tahun depan akan sama 1,2 juta, dengan catatan setelah masuk kuartal pertama, kami akanreviewkembali untuk melihat," kata Ketua Gaikindo Sudirman MR di Jakarta, Senin.

Sudirman mengatakan, kondisi pasar otomotif sejatinya akan mengikuti pertumbuhan ekonomi secara nasional, jadi jika ada tekanan pada perekonomian nasional, maka pasar otomotif akan ikut tertekan.

Kenaikan bahan bakar minyak (BBM), menurut Sudirman akan sangat menggangu penjualan para ATPM walaupun saat ini belum terlalu berdampak langsung, mungkin tahun depan akan mulai merasakan, karena daya beli masyarakat akan berkurang.

"Pada saat ekonomi tumbuh baik, GDP 5,6 persen-5,7 persen enam tahun berturut-turut, otomotif ini tumbuh 24,3 persen, pada tahun ini, GDP 5,1 persen, kami tertekan sama seperti tahun lalu 1,2 juta unit," ujar Sudirman.

Sudirman menambahkan, pasar yang sama juga akan dialami segmen mobil murah ramah lingkungan(low cost green car/LCGC), dimana kontribusinya 13 persen hingga 14 persen dari keseluruhan penjualan mobil nasional.

Sementara, lanjut Sudirman, pasar ekspor untuk LCGC diperkirakan akan mencapai 200 ribu unit, walaupun agak berat dan Indonesia belum menemukan pasar baru.

"Walaupun agak berat, kami sedang kalkulasi ulang, teman-teman mengatakan bisa terealisasi, tapi akan dihitung ulang. Kalau pun meleset paling 10 persen," tambah Sudirman.

BERITA TERKAIT

Penjualan HEXA Capai 22,95% Dari Target

Di kuartal kedua 2018, PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) membukukan penjualan alat berat sebanyak 495 unit atau 22,95% dari target…

Penjualan Kabelindo Murni Turun 29,45%

NERACA Jakarta - PT Kabelindo Murni Tbk (KBLM) membukukan penjualan bersih konsolidasi sebesar Rp221,7 miliar sepanjang kuartal I/2018. Capaian tersebut…

BSD Bukukan Pra Penjualan Rp 3,8 Triliun

NERACA Jakarta- Sepanjang semester pertama tahun ini, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan nilai pra-penjualan (pre-marketing sales) sebesar Rp…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Ini Merek Mobil dan Sepeda Motor Terlaris di Semester Pertama

Sebanyak 553.757 unit mobil terjual secara wholeslaes (partai besar pabrik ke diler) pada semester pertama 2018, naik dibandingkan periode yang…

AHM Sebut CB150R StreetFire Gagah dan Agresif

PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan New Honda CB150R StreetFire dengan desain baru untuk para pecinta motor naked sport. "Sebagai…

Riset Mobil Listrik Libatkan Toyota dan Enam Kampus

Kementerian Perindustrian menggandeng Toyota Indonesia dan enam perguruan tinggi negeri untuk bersama melakukan riset dan studi secara komprehensif tentang pentahapan…