Menkop: Bank Pelaksana KUR akan Dikurangi

NERACA

Jakarta - Bank pelaksana Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan dikurangi mulai 2015 untuk menekan tingkat kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) yang dinilai mulai mengkhawatirkan. "Salah satu catatan, kita akan melakukan pengurangan bank pelaksana KUR," kata Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga di Jakarta, Selasa (25/11).

Dia mengatakan hal itu dilakukan salah satunya untuk menekan tingkat kredit bermasalah yang mulai menembus angka psikologis. Pihaknya mencatat secara umum NPL KUR nasional sebesar 4,2%. Akan tetapi ada beberapa bank pelaksana yang kredit bermasalahnya mencapai 10%.

"Secara umum NPL 4,2% tapi ada beberapa yang 10% ini perlu kita evaluasi. Sementara beberapa waktu lalu kami ke BRI di sana dilaporkan pelaksanaan KUR bagus sekali dengan NPL hanya 2,9%," katanya.

Tingkat penyaluran tertinggi KUR selama ini juga dipegang oleh BRI, yang menurut Puspayoga, karena selama ini PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memang fokus pada bisnis inti di segmen KUKM. "Ke depan harus ada evaluasi. Tapi KUR akan tetap dilanjutkan karena masih dibutuhkan. Saya sudah bicara dengan Menko Perekonomian (Sofyan Djalil) dan akan segera dirapatkan. Yang jelas KUR masih dibutuhkan oleh masyarakat," jelas dia.

Selain itu, pihaknya juga segera melakukan koordinasi untuk membahas nasib KUR termasuk mewacanakan KUR hanya akan dilaksanakan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. "Apapun namanya nanti, KUR akan tetap dilanjutkan," tandasnya. [rin]

BERITA TERKAIT

Presiden Tidak Akan Tanda Tangani UU MD3

Presiden Tidak Akan Tanda Tangani UU MD3 NERACA Jakarta - Presiden Joko Widodo tidak akan menandatangani revisi Undang-Undang No 17…

Pemerintah akan Bentuk BP Tapera

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menyiapkan panitia seleksi untuk pembentukan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)…

26 Wilayah Kerja Migas akan Dilelang

      NERACA   Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melelang 26 Wilayah Kerja (WK) atau…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pulihkan Penyaluran Kredit, BI Andalkan Makroprudensial

      NERACA   Jakarta - Pelonggaran kebijakan makroprudensial pada 2018 menjadi tumpuan untuk memulihkan penyaluran kredit perbankan yang…

Luncurkan G-Pro, Asuransi Generali Gaet BTN

      NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

BNI Siapkan Corporate Card untuk Kemenkeu

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan BNI Corporate Card yang…