Panin Bidik Dana Kelola Tumbuh 20%

PT Panin Asset Management (PAM), anak usaha PT Panin Sekuritas, optimistis mampu membukukan dana kelolaan (asset under management/AUM) sekitar Rp 18 triliun pada 2015, naik 20% dibandingkan estimasi tahun ini Rp 15 triliun. Sedangkan nasabah reksa dana ditargetkan tumbuh dua kali lipat dari jumlah saat ini sebanyak 40.000 nasabah.

Sekretaris Perusahaan Panin Sekuritas, Prama Nugraha mengatakan, hingga September, dana kelolaan reksa dana PAM sudah mencapai Rp 12 triliun atau setara 80 persen dari target sepanjang tahun ini. “Kami yakin menjadi Rp 15 triliun di akhir 2014, dan mencapai Rp 18 triliun pada tahun depan,” ujar Prama di Jakarta, kemarin.

Dirinya menjelaskan, saat ini PAM memiliki nasabah reksa dana sekitar 40.000 akun, dan diharapkan tumbuh dua kali lipat pada 2015 menjadi 80.000 nasabah. Saat ini, 90 persen nasabah Panin adalah investor reksa dana campuran, sedangkan 10 persen sisanya merupakan nasabah reksa dana pendapatan tetap.

Menurut Prama, pasar reksa dana bakal kian menjanjikan pada tahun depan. Kondisi ini menyusul optimistime pasar terhadap ekonomi Indonesia yang diperkirakan semakin stabil pada 2015. Perseroan bakal agresif sosialisasi produk reksa dana guna menggenjot jumlah nasabah. Panin menyasar nasabah mulai dari kalangan karyawan sampai akademisi.“Kami selalu edukasi ke para nasabah mengenai bentuk investasi yang sehat. Keuntungan dari reksa dana itu bisa dinikmati dalam waktu tiga sampai lima tahun,”kata dia. (bani)

BERITA TERKAIT

Penjualan Fajar Surya Wisesa Tumbuh 50%

Hingga September 2018, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) membukukan penjualan bersih senilai Rp7,45 triliun atau meningkat 50% year on…

Penerimaan Pajak Diperkirakan Tumbuh 17,4%

    NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Robert Pakpahan memperkirakan penerimaan pajak hingga akhir Desember 2018…

Yelooo Integra Raup Dana Rp 48,75 Miliar - Harga IPO Dipatok Rp 375

NERACA Jakarta – Aksi korporasi PT Yelooo Integra Datanet Tbk go public telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…