Bank Mayapada Kantungi Peringkat A-

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idA- untuk PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA), dengan prospek stabil. Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Selain itu, Pefindo juga memberikan peringkat idBBB+ untuk rencana obligasi subordinasi IV/2014 sebesar Rp700 miliar. Tambahan penurunan tingkat dari peringkat obligasi subordinasi IV/2014 karena adanya klausul non-viability, yang tidak ada pada obligasi subordinasi 2013,”Peringkat tersebut mencerminkan kebijakan pemantauan kredit yang kuat dan posisi bisnis yang moderat," kata analis Pefindo Imelda Rusli.

Kendati demikian, menurut dia, peringkat tersebut dibatasi oleh ketergantungan pendanaan yang tinggi terhadap deposito berjangka dan meningkatnya eksposur dari sektor korporasi. Kegiatan operasional Bank Mayapada per akhir Juni 2014 didukung 178 jaringan kantor, yang terdiri atas 34 kantor cabang, 63 kantor cabang pembantu, 68 kantor fungsional, 13 kantor kas, serta jaringan ATM Bersama dan Prima yang mencakup lebih dari 73.460 unit dan kartu debit lebih dari 292.681 jaringan EDC Prima.

Pada periode yang sama, saham perusahaan dimiliki PT Mayapada Karunia Corporation sebanyak 25,31%, Summertime Limited sebanyak 22,43%, CGMI Prime Fin Client Safekeeping Account sebesar 17,06%, SCB SG S/A Hong Leong Bank BHD SG-Conso sekitar 10%. Selain itu, Brilliant Bazzar Pte Ltd memiliki saham MAYA sebanyak 7,82%, PT Mayapada Kasih sekitar 3,20%, dan sisanya atau sebanyak 14,18% dimiliki publik. (bani)

BERITA TERKAIT

Pefindo Beri Peringkat AA- Chandra Asri

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan rating untuk PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) pada idAA-. Outlook rating TPIA stable. Rating…

Bank Dunia Tawarkan Utang untuk Rekonstruksi Bencana

      NERACA   Bali - Bank Dunia menyiapkan bantuan pinjaman sebesar satu miliar dolar AS untuk membantu Indonesia…

Direktur CPL World Bank Kunjungi Damamaya Cyber Monitor - Sebut Denpasar Mampu Sediakan "Big Data" Perencanaan Pembangunan

Direktur CPL World Bank Kunjungi Damamaya Cyber Monitor Sebut Denpasar Mampu Sediakan "Big Data" Perencanaan Pembangunan NERACA Denpasar - Tiga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Papua Didominasi Kaum Milenial

Kepala kantor perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua Barat, Adevi Sabath mengatakan, investor pasar modal di Papua Barat didominasi oleh…

BEI Suspensi Perdagangan Saham SURE

Setelah masuk dalam kategori saham unusual market activity (UMA) atau pergerakan harga saham di luar kebiasaan, kini PT Bursa Efek…

Volume Penjualan Semen Baturaja Naik 38%

Hingga September 2018, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan penjualan semen domestik tumbuh 38% dibandingkan dengan periode yang sama…