Crown Group Investasikan Rp 10 Triliun - Bangun Apartemen di Pinggir Jakarta

NERACA

Jakarta – Sukses mengembangkan bisnis properti di Australia, saatnya Crwon International Holdings Group melebarkan sayap ekspansinya di Indonesia dengan menggandeng perusahaan properti lokal untuk mengembangkan proyek apartemen yang mixused dengan shoping, perkantoran dan rumah sakit.

CEO Crown Group, Iwan Sunito mengatakan, rencana ekspansi perseroan ke Indonesia sudah cukup lama dan baru teralisasi tahun ini. Nantinya, dalam pengembangan bisnisnya di Indonesia, pengembang terbesar dan menjadi leader market di Australia ini akan mendirikan perusahaan patungan atau join venture bernama PT Crown International Indonesia, “Perusahaan telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan salah satu perusahaan swasta lokal untuk memuluskan rencana tersebut,”ujarnya di Jakarta, Senin (24/11).

Dia menuturkan, dua minggu lalu, pihaknya sudah tandatangan perjanjian kerjasama di daerah. Partnernya local private company dan membentuk JV. Dijelaskannya, dalam kerjasama tersebut, pihak Crown Group menguasai mayoritas kepemilikan saham di anak usaha itu.

Meski tak menyebut secara spesifik porsi saham maupun pendanaannya, kini perusahaan telah menguasai 10 hektare (ha) lahan di daerah tak jauh dari Jakarta,”Proyek 10 ha lahan tersebut bukan di kota Jakarta, tapi di dekat Jakarta. Masih satu jam dari Ibukota,”ungkapnya.

Rencananya, tambah Iwan, perusahaan akan membangun kompleks hunian apartemen sekaligus kantor, pusat perbelanjaan dan pusat pengobatan (medical center) di atas lahan itu. "Maka dari itu, saya datang ke Jakarta untuk meninjau lokasi dan memikirkan konsepnya," papar dia.

Dirinya mengaku, proyek pembangunan apartemen tersebut akan memakan investasi sekira AUD 800 juta sampai AUD 1 miliar. Bakal ada 10 tahapan pembangunan dengan kebutuhan anggaran AUD 100 juta hingga AUD 150 juta. Sedangkan target penjualannya di atas AUD 1 miliar dolar Australia atau lebih dari Rp 10 triliun. Jadi ini proyek besar, karena pada akhrinya kita punya partner strategis yang cocok setelah bertahun-tahun menunggu," terangnya.

Jika konsep dan perizinan rampung maksimal dalam satu tahun, Iwan menyatakan, bakal mulai groundbreaking di awal 2016. Pada tahun depan, katanya, perusahaan akan memulai pekerjaan awal seperti meratakan tanah dan sebagainya.

Iwan Sunito juga menambahkan, pihaknya tengah merilis proyek apartemen baru di Sydney, Australia. Diklaimnya, proyek apartemennya laku keras, total unit apartemen bernama Sydney by Crown tersebut laku senilai AUD 35 juta atau setara Rp 350 miliar hanya dalam waktu 1 jam.

Unit-unit apartemen tersebut dipasarkan di Jakarta pada pekan lalu, langsung ludes begitu dipasarkan. Country Manager Crown Group untuk Indonesia, Michael Ginarto mengatakan, penjualan apartemen Sydney by Crown 100% habis untuk orang kaya di Jakarta,”Sukses banget dalam waktu 1 jam. Stok Indonesia 100% kita sold out. Sampai kekurangan stok kita ambil stok dari Singapura (untuk pasar Singapura). Nilainya AUD 35 juta," kata Michael. (bani)

BERITA TERKAIT

BI Dorong Jakarta Tingkatkan Anggaran Sektor Pariwisata

    NERACA   Jakarta - Anggaran pemerintah DKI Jakarta untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dinilai perlu ditingkatkan karena…

Kawana Golf Residence Pecahkan Rekor - Apartemen Premium Ludes Terjual

NERACA Cikarang – Bak kacang goreng, proyek apartemen Kawana Golf Residence besutan Jababeka Residence bekerjasama Creed Group perusahaan developer dari…

Strategi Kemitraan Upaya Efektif Bangun IKM Otomotif Mandiri

NERACA Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan strategi kemitraan merupakan salah satu upaya yang paling efektif untuk membangun IKM…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…