Kadin Menilai Pemerintah Mampu

Ekonomi Tumbuh Tujuh Persen

Senin, 24/11/2014

NERACA

Jakarat - Kamar Dagang dan Industri Indonesia menginginkan berbagai pihak agar jangan sampai skeptic bahkan harus percaya kepada pemerintah bisa mengejar target pertumbuhan perekonomian tujuh persen yang dicanangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Dunia usaha tidak perlu bersikap skeptis terhadap angka proyeksi pertumbuhan tujuh persen, 'tax ratio' lebih dari 16%, serta angka-angka pembangunan infrastruktur yang ditargetkan oleh pemerintah selama tahun 2014-2019, kita harus percaya pemerintah sekarang bisa," kata Ketua Umum Kadin,Suryo BambangSulisto,di Jakarta, Jumat (21/11) pekan lalu.

Menurut Suryo, dunia usaha memiliki perspektif tersendiri dalam memahami permasalahan ekonomi, baik sebagai sarana untuk menciptakan kemakmuran maupun sebagai instrumen pertumbuhan.Keunggulan posisi dunia usaha sebagai pelaku ekonomi itu, ujar dia, harus disumbangkan kepada pemerintah untuk kepentingan nasional.

Sebelumnya, Kadin Indonesia menyatakan rasa optimistisnya terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo setelah berani mengeluarkan kebijakan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi."Optimisme Kadin melonjak untuk pemerintahan Jokowi setelah kemarin Presiden meningkatkan harga bahan bakar Rp2.000 per liter," terangnya.

Menurut Suryo, kenaikan harga BBM tersebut merupakan kebijakan yang telah lama didorong dan dinanti-nanti oleh Kadin dalam jangka waktu yang cukup lama. Diajuga berpendapat, jajaran Kabinet Kerja saat ini juga sangat proaktif dalam mendekati sektor swasta untuk mendapatkan masukan.

Hal tersebut, ujar dia, terindikasi dari beberapa menteri yang telah dengan segera mengunjungi Kadin beberapa hari setelah dilantik."Kami berharap faktor-faktor yang telah menghambat bisnis di Indonesia seperti infrastruktur buruk, prosedur birokrasi yang panjang, dan diskrepansi dalam regulasi di tingkat lokal dan nasional dapat dikurangi dan dipecahkan oleh pemerintah baru," tandasnya. [agus]

// // //

// c.indexOf(b))){for(var c=c.split(/s+/),d=0;dc?Math.max(0,a.length+c):c;if(r(a))return r(b)&&1==b.length?a.indexOf(b,c):-1;for(;c