KSEI Siap Bersaing di Tingkat Regional

Senin, 24/11/2014

Menyabut persaingan pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) siap meningkatkan peran sebagai "Central Securities Depository" (CSD) di level regional menjelang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Direktur KSEI, Margaret M. Tang, untuk menjelang penerapan MEA dalam waktu dekat, perlu dilakukan peningkatan sistem serta kemampuannya yang dapat melakukan 'cross border settlement'. Dirinya menuturkan, tiga inisiatif pengembangan KSEI meliputi pengembangan C-BEST Next Generation, sistem pengelolaan investasi terpadu untuk industri reksa dana, hingga pengembangan fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas) untuk "financial hub", merupakan rencana besar untuk pengembangan pasar modal di Indonesia,”Ketiga rencana tersebut akan saling terintegrasi dan didukung dengan 'standard messaging' yang berlaku secara internasional, yakni ISO 20022," katanya.

Dia menambahkan bahwa penerapan kode internasional juga menjadi perhatian yang tak kalah penting. KSEI telah menjadi anggota ANNA (Association of National Numbering Agencies) yang merupakan asosiasi internasional yang beranggotakan berbagai institusi yakni Bank Sentral, Lembaga Kustodian Sentral, penyedia data, regulator dan Bursa Efek di 120 negara yang berperan sebagai 'National Numbering Agencies.

Bergabung dengan ANNA sejak sekitar 20 tahun yang lalu pada penyelenggaran General Meeting ANNA yang kedua, KSEI menjadi lembaga berwenang di Indonesia untuk menerbitkan kode ISIN. Hingga saat ini KSEI telah menerbitkan 1.666 kode ISIN (Internasional Securities Identification Number) di pasar modal Indonesia yang merupakan acuan kode Efek Indonesia yang digunakan secara global. (bani)