KSEI Siap Bersaing di Tingkat Regional

Menyabut persaingan pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) siap meningkatkan peran sebagai "Central Securities Depository" (CSD) di level regional menjelang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Direktur KSEI, Margaret M. Tang, untuk menjelang penerapan MEA dalam waktu dekat, perlu dilakukan peningkatan sistem serta kemampuannya yang dapat melakukan 'cross border settlement'. Dirinya menuturkan, tiga inisiatif pengembangan KSEI meliputi pengembangan C-BEST Next Generation, sistem pengelolaan investasi terpadu untuk industri reksa dana, hingga pengembangan fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas) untuk "financial hub", merupakan rencana besar untuk pengembangan pasar modal di Indonesia,”Ketiga rencana tersebut akan saling terintegrasi dan didukung dengan 'standard messaging' yang berlaku secara internasional, yakni ISO 20022," katanya.

Dia menambahkan bahwa penerapan kode internasional juga menjadi perhatian yang tak kalah penting. KSEI telah menjadi anggota ANNA (Association of National Numbering Agencies) yang merupakan asosiasi internasional yang beranggotakan berbagai institusi yakni Bank Sentral, Lembaga Kustodian Sentral, penyedia data, regulator dan Bursa Efek di 120 negara yang berperan sebagai 'National Numbering Agencies.

Bergabung dengan ANNA sejak sekitar 20 tahun yang lalu pada penyelenggaran General Meeting ANNA yang kedua, KSEI menjadi lembaga berwenang di Indonesia untuk menerbitkan kode ISIN. Hingga saat ini KSEI telah menerbitkan 1.666 kode ISIN (Internasional Securities Identification Number) di pasar modal Indonesia yang merupakan acuan kode Efek Indonesia yang digunakan secara global. (bani)

BERITA TERKAIT

"Job Fair" Tingkat Kecamatan Kurangi Pengangguran Kota Tangerang

"Job Fair" Tingkat Kecamatan Kurangi Pengangguran Kota Tangerang NERACA Tangerang - Kegiatan "job Fair" yang diselenggarakan di tingkat kecamatan hingga…

Menperin Nilai Indonesia Siap ke Arah Industri Berbasis Digital - Sektor Riil

NERACA Jakarta – Pelaku industri nasional perlu memanfaatkan perkembangan bisnis dan teknologi dari era ekonomi digital saat ini, seperti yang…

Bappenas: Indonesia Belum Siap Ekonomi Digital - AKIBAT JARINGAN INTERNET BELUM MERATA

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang Brodjonegoro menilai Indonesia belum siap menghadapi era ekonomi digital. Pasalnya, infrastruktur penopang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Dana Segar US$ 150 Juta - Wika Realty Kebut Proyek TOD Jakarta River City

NERACA Jakarta – Pengembang PT Jakarta River City – anak usaha dari PT Wika Realty memastikan pembangunan proyek mixed use…

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…