Modern Internasional Agresif Tambah Gerai - Targetkan Buka 50 Gerai 7-Eleven

NERACA

Jakarta – Dalam rangka memperluas pangsa pasarnya, PT Modern Internasional Tbk (MDRN) sebagai pemilik gerai waralaba 7-Seleven menerapkan strategi terus menambah gerai baru. Tahun depan, perseroan menargetkan akan menambah sebanyak 50 gerai waralaba 7-Eleven miliknya.

Direktur Keuangan PT Modern Internasional Tbk Donny Sutanto mengatakan, untuk membangun satu gerai 7-Eleven, pihaknya menganggarkan dana sebesar Rp 2-3 miliar. Artinya, jika perseroan akan membangun sebanyak 50 gerai maka perseroan akan mencapai sebesar Rp 100-150 miliar,”Kami sudah siapkan dananya. Dana sudah aman, tinggal merealisasikannya saja,”ungkapnya di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut, Donny menyebutkan bahwa pada tahun ini perseroan tidak terlalu agresif dalam menambah jumlah gerai. Ini terlihat dari penambahan gerai tahun depan yang sama dengan tahun ini. Dijelaskan, ada beberapa faktor yang membuat perseroan tidak agresif. Mulai dari dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM), tarif daya listrik (TDL), serta kenaikan upah minimum pekerja (UMP).

Menurut Donny, pertumbuhan gerai 7-Eleven setiap tahunnya itu berkisar antara 50% hingga 70%. "Untuk tahun depan, kami masih melihat kondisi makroekonomi terlebih dahulu dalam melakukan ekspansi gerai baru. Kami berharap kondisi ekonomi tanah air bagus sehingga target pertumbuhan gerai akan tercapai," kata Donny.

Lebih dalam, Donny mengungkapkan bahwa ke depan perseroan akan fokus ekspansi pembukaan gerai di area baru dengan format gerai yang lebih kecil di mana area baru tersebut termasuk stasiun kereta api, apartemen, gedung-gedung perkantoran, serta pusat perbelanjaan,”Tahun depan kami masih fokus ekspansi gerai baru di Jabodetabek. Untuk lebih efisien, kami akan buka gerai-gerai baru seperti di stasiun kereta api, perkantoran, apartemen, dan tempat perbelanjaan. Di Stasiun Depok itu prospeknya bagus nanti kita buka di sana,”tandasnya.

Hingga akhir tahun ini, PT Modern Internasional Tbk menargetkan pihaknya akan mampu mengelola 200 gerai waralaba 7-Eleven. Tercatat sampai dengan November 2014 ini, perseroan telah mengelola sebanyak 178 gerai yang berlokasi di Jakarta dan akan terus berkembang sesuai kebutuhan dari masyarakat.

Kata Donny Sutanto, perusahaan sangat optimis target tersebut akan tercapai. Untuk mencapai target 200 gerai hingga akhir tahun ini, perseroan masih harus membangun 22 gerai baru lagi di sisa bulan tahun 2014,”Saya kira masih on track-lah target kita untuk dapat mengelola 200 gerai hingga akhir tahun ini dan dapat membangun 50 gerai baru hingga akhir tahun ini juga akan terealisasi," katanya.

Lebih lanjut, Donny menegaskan bahwa sampai dengan akhir tahun ini diperkirakan penjualan dari bisnis 7-Eleven akan memberikan kontribusi sebesar 70% dari total penjualan konsolidasi dan akan semakin meningkat seiring dengan penambahan 7-Eleven pada masa yang akan mendatang."Penjualan dari 7-Eleven kami harap akan terus bertambah seiring dengan penambahan gerai tersebut,”paparnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Pizza Hut Targetkan Buka 60 Gerai Baru - Bidik Dana IPO Rp 81589 Miliar

NERACA Jakarta – Penetrasi pasar lebih luas lagi, PT Sarimelati Kencana Tbk (Persero) selaku pemilik jaringan gerai Pizza Hut di…

Erajaya Agresif Ingin Buka 250 Toko di 2018

      NERACA   Jakarta - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) secara agresif akan membuka gerai sebanyak 250 toko…

Chitose Targetkan Penjualan Rp 387 Miliar - Bidik Proyek Pemerintah

NERACA Jakarta – Memanfaatkan beberapa proyek pemerintah di sektor pendidikan dan kesehatan yang kenaikan anggaran yang cukup besar, emiten produsen…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Bangun Kampung Investor di Bengkulu

Dalam rangka memasyarakatkan pasar modal atau mendorong minat masyarakat berinvestasi di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana membangun…

Laba Bersih Acset Indonusa Tumbuh 27,14%

Di kuartal pertama 2018, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) mencatat kenaikan laba bersih 27,14% menjadai Rp 38,92 miliar dibandingkan priode…

BEI Targetkan 2000 Investor di Sulawesi Utara

Sepanjang tahun ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Utara (Sulut) menargetkan sebanyak 2.000 investor.”Kami cukup optimis target investor ini…