Saham TRAM Kembali Diperdagangkan

Setelah sempat disuspensi atau dihentikan sementara, akhirnya PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Trada Maritime Tbk (TRAM) dengan ditandai dicabutnya suspensi pada perdagangan saham Kamis (20/11).

Namun dibukanya suspensi tersebut membuat saham TRAM terkoreksi ke harga Rp1.780 per lembar dibanding penutupan terakhir di harga Rp1.845 per lembar. Posisi itu makin merosot 460 poin atau 24,93% ke harga Rp1.385 per lembar pada pukul 11.00 WIB.,”Bursa memutuskan untuk melakukan pencabutan penghentian sementara perdagangan efek PT Trada Maritime sejak sesi I perdagangan efek hari ini," kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group 2 BEI, Umi Kulsum dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Adapun pembukaan suspensi perdagangan efek perseroan tersebut dilakukan di seluruh pasar. Suspensi saham TRAM dilakukan sejak 6 Juni 2014 karena pemberitaan negatif yang menyingung perusahaan. Selain itu, juga berkaitan dengan surat gagal bayar (default) dari kreditur International Finance Corporation, di mana perseroan diwajibkan membayar utang pokok US$ 30,57 juta dan tunggakan bunga serta biaya lainnya senilai US$ 774,36 ribu dalam jangka waktu tiga hari kerja.

Sementara pada saat yang sama, BEI melakukan suspensi kepada PT Sierad Produce tbk (SIPD) terkait permintaan penjelasan Bursa dan belum adanya informasi yang lebih rinci mengenai penawaran umum terbatas (PUT), khususnya terkait rasio dan harga pelaksanaan PUT. "Dalam rangka menjaga pasar yang teratur, wajar, dan efisien, Bursa memutuskan melakukan suspensi perdagangan efek perseroan di seluruh pasar mulai Kamis," kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group I BEI I Gede Nyoman Yetna.

Terkait suspensi ini, Bursa meminta penjelasan lebih lanjut terkait PUT tersebut. Bursa juga meminta kepada para pemangku kepentingan untuk memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan, terutama mengenai rencana PUT. (bani)

BERITA TERKAIT

Presiden Jokowi Direncanakan Kembali Kunjungi Sukabumi - Resmikan Groundbreaking Jalur Ganda KA Sukabumi-Bogor

Presiden Jokowi Direncanakan Kembali Kunjungi Sukabumi Resmikan Groundbreaking Jalur Ganda KA Sukabumi-Bogor NERACA Sukabumi - Presiden Joko Widodo dikabarkan akan…

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…