Pertamina Serahkan 1 Unit Mobil Listrik Untuk UGM

Dukung Pengembangan Transportasi Ramah Lingkungan

Sabtu, 22/11/2014

NERACA

Tren ekonomi global dengan melambungnya harga minyak dari bahan bakar fosil serta timbulnya kesadaran masyarakat dunia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dengan transportasi ramah lingkungan, membuat para produsen kendaraan menaruh perhatian kembali terhadap mobil listrik. Kelebihan utama jika dibandingkan dengan mobil bermesin pembakaran dalam biasa adalah mobil listrik tidak menghasilkan emisi kendaraan bermotor.

PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan energy kelas dunia melalui program Corporate Social Responsibilities (CSR) menyerahkan hibah 1 unit Electric Executive Luxury Car kepada Universitas Gajah Mada. Bantuan ini sebagai upaya perusahaan mendukung pengembangan kapasitas nasional dalam penyediaan mobil listrik sebagai alat transportasi ramah lingkungan.

Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Gas Pertamina Hari Karyuliarto pada Pembukaan UGM Expo 2014 sebagai rangkaian acara Dies Natalis UGM ke 64 tahun di Kampus UGM (17/11).

“Ini adalah bentuk partisipasi aktif Pertamina dalam pengembangan mobil listrik nasional. Pertamina sangat mendukung program pemerintah, dalam hal ini Kementerian BUMN, dalam upaya pengembangan kapasitas dan kemampuan nasional untuk memproduksi alat transportasi yang ramah lingkungan dan tidak bergantung pada energi fosil yang tak terbarukan,” tutur Direktur Gas Pertamina Hari Karyuliarto

Adapun, sebelumnya Pertamina telah menyerahkan bantuan mobil listrik kepada Universitas Brawijaya, dan Universitas Indonesia.

“Total enam unit mobil listrik yang akan diserahkan Pertamina kepada 6 perguruan tinggi terpilih melalui program CSR Pertamina, yaitu Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Universitas Riau, Institut Teknologi Bandung, dan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya. Langkah tersebut adalah tindak lanjut dari surat Kementerian BUMN No. S-59/S.MBU/4.2013 tanggal 24 April 2013 perihal Program Pengembangan Mobil Listrik”, tambah Hari Karyuliarto.

Lebih lanjut Hari Karyulianto mengatakan, pemilihan enam perguruan tinggi sebagai penerima hibah karena telah memiliki program terkait dengan mobil listrik. Mobil listrik bantuan Pertamina ini, ungkap dia, dapat dijadikan sebagai sarana penelitian dan pengembangan lebih lanjut.

Sebagaimana diketahui, Pertamina melalui PT Pratama Mitra Sejati (cucu perusahaan Pertamina), telah bekerjasama dengan PT Sarimas Ahmadi Pratama (PT SAP) sebagai vendor pelaksana pembuatan mobil listrik yang direkomendasikan Kementerian BUMN untuk membuat enam unit Electric Executive Luxury Car. Keenam mobil tersebut pernah dipamerkan diajak KTT APEC 2013 di Bali