Bank BII Lunasi Obligasi Rp 448,5 Miliar

Kamis, 20/11/2014

PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII) menyiapkan dana untuk melunasi pokok dan bunga obligasi berkelanjutan I Bank BII Tahap I 2011 Seri A yang jatuh tempo pada 6 Desember 2014. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (19/11).

Kata Corporate Secretary PT Bank Internasional Indonesia Tbk, Dhien Tjahajani, perseroan menyiapkan dana untuk pembayaran tersebut sebesar Rp448.525.000.000. Dana tersebut terdiri dari pelunasan pokok obligasi sebesar Rp440 miliar dan bunga obligasi ke-12, termasuk pajak, sebesar Rp8,525 miliar.

Adapun pelunasan tersebut akan dilakukan dan didistribusikan melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai agen pembayaran,”Laporan ini kami sampaikan guna memenuhi peraturan bursa efek Indonesia nomor I.A.3 tentang kewajiban pelaporan emiten,”kata Dhien.

Perseroan mencatatkan perolehan laba sebelum pajak sebesar Rp 478 miliar untuk periode Januari hingga September 2014. Perolehan laba sebelum pajak tersebut mengalami penurunan sebesar 56,47% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 1,09 triliun.

Dijelaskan, penyebab penurunan laba sebelum pajak tersebut karena perseroan meningkatkan provisi untuk beberapa nasabah korporasi yang terpengaruh oleh kondisi pasar yang penuh tantangan dan adanya tekanan pada marjin bunga bersih. Sementara untuk penyaluran kredit, BII membukukan pertumbuhan sebesar 14%, (year on year) menjadi Rp 104,6 triliun per 30 September 2014 dari Rp 91,7 triliun per 30 September 2013. (bani)