Bank BII Lunasi Obligasi Rp 448,5 Miliar

PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII) menyiapkan dana untuk melunasi pokok dan bunga obligasi berkelanjutan I Bank BII Tahap I 2011 Seri A yang jatuh tempo pada 6 Desember 2014. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (19/11).

Kata Corporate Secretary PT Bank Internasional Indonesia Tbk, Dhien Tjahajani, perseroan menyiapkan dana untuk pembayaran tersebut sebesar Rp448.525.000.000. Dana tersebut terdiri dari pelunasan pokok obligasi sebesar Rp440 miliar dan bunga obligasi ke-12, termasuk pajak, sebesar Rp8,525 miliar.

Adapun pelunasan tersebut akan dilakukan dan didistribusikan melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai agen pembayaran,”Laporan ini kami sampaikan guna memenuhi peraturan bursa efek Indonesia nomor I.A.3 tentang kewajiban pelaporan emiten,”kata Dhien.

Perseroan mencatatkan perolehan laba sebelum pajak sebesar Rp 478 miliar untuk periode Januari hingga September 2014. Perolehan laba sebelum pajak tersebut mengalami penurunan sebesar 56,47% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 1,09 triliun.

Dijelaskan, penyebab penurunan laba sebelum pajak tersebut karena perseroan meningkatkan provisi untuk beberapa nasabah korporasi yang terpengaruh oleh kondisi pasar yang penuh tantangan dan adanya tekanan pada marjin bunga bersih. Sementara untuk penyaluran kredit, BII membukukan pertumbuhan sebesar 14%, (year on year) menjadi Rp 104,6 triliun per 30 September 2014 dari Rp 91,7 triliun per 30 September 2013. (bani)

BERITA TERKAIT

LPS Minta Bank Edukasi Nasabah - Tingkatkan Kepercayaan Terhadap Bank

      NERACA   Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengimbau perbankan melakukan edukasi kepada nasabah terkait adanya fasilitas…

Deposito Tumbuh Melambat, Bagaimana Likuiditas Bank?

  Oleh: Rezkiana Nisaputra Pertumbuhan simpanan berjangka atau deposito tengah mengalami perlambatan. Bank Indonesia (BI) mencatat, pada Februari 2018 deposito tumbuh melambat…

KINERJA BANK BJB TRIWULAN 1

Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan (tengah) bersama (dari kiri) Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Agus Mulyana, Direktur Konsumer dan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Multi Bintang Bagikan Dividen Rp 1,32 Triliun

NERACA Jakarta - Masih tumbuh positifnya industri pariwisata memberikan dampak berarti terhadap penjualan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) sebagai…

Graha Layar Bakal Stock Split Saham

Guna memenuhi aturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk ketentuan free float saham atau jumlah saham yang beredar di publik,…

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…