Kisah Seorang Pilot Pesawat Luar Angkasa

Interstellar :

Sabtu, 22/11/2014

Film ini menceritakan kehidupan Cooper (Matthew McConaughey), seorang pilot pesawat luar angkasa yang kini dialihtugaskan menjadi seorang petani. Bumi kini tandus, tanahnya tak lagi basah seperti dulu. Setiap hari, setiap jam, debu berdatangan bagai angin yang berhembus, mengotori halaman rumah, bahkan hingga masuk ke dalamnya. Karena itulah, secara kasat mata, pekerjaan sebagai petani lebih dibutuhkan. Untuk menghidupkan lagi kesuburan pertanian yang menjadi sumber pangan manusia.

Cooper juga merupakan seorang penjelajah ilmiah. Ia hidup bersama dua anaknya, Tom (Timothee Chalamet) dan Murph (Mackenzie Foy), serta Donald (John Lithgow), ayah dari mendiang istrinya.

Ada suatu kejadian aneh di kamar Murphy, tepatnya pada rak bukunya. Acapkali, buku-buku tersebut jatuh. Dan bukan jatuh sembarangan, Murphy percaya, kalau waktu, dan pola berjatuhannya buku tersebut bermaksud menyampaikan sesuatu. Sehingga ia menyebutnya 'hantu'. Tentu, hal ini tidak sesuai dengan pendapat sang ayah, Cooper, yang begitu logis dan sangat ilmiah.

Sampai suatu ketika, usai menyaksikan pertandingan baseball setempat, badai debu datang. Kabut cokelat tebal sudah terlihat dan jarak pandang tak lebih dari tiga meter saja. Cooper, Tom, Murphy, dan Donald segera bergegas pulang. Ketika tiba di rumah, Murphy teringat kalau jendela kamarnya belum ditutup. Cooper pun segera kesana dan menutup jendelanya, meski debu-debu sudah bermasukan.

Dan ada yang aneh, debu-debu tersebut seharusnya berserakan secara merata di lantai kamar Murphy. Namun rupanya tidak, ada beberapa bagian lantai yang tidak terkena debu dan membentuk sebuah clue atau pola. Cooper berdiam di sana dan mulai menelaah apa maksud dari pola itu. Dicobanya metode morse, hingga biner. Dan akhirnya, pola tersebut menunjukkan sebuah koordinat dari Bumi.

Cooper dan Murphy mencoba menelusuri koordinat tersebut dan terkejut saat mendapati kantor rahasia NASA. Di sinilah Cooper diberitahu tentang kondisi sebenarnya dari Bumi tempat mereka lahir. Ia ditugaskan untuk pergi ke luar angkasa, dan bukan sekedar pergi ke planet lain, melainkan ke galaksi lain, untuk melakukan observasi bila ada kelayakan tempat untuk manusia dapat hidup di sana. Dan tentunya, perjalanan ini memakan waktu yang sangat panjang.

Christopher Nolan kembali melahirkan karya briliannya.Interstellarmenjadi proyek besar yang digarap dengan anggaran 165 juta dolar AS. Film ini adalah tontonan dimana saat kita usai menyaksikannya, kita akan memiliki wawasan baru dan tentunya logika-logika baru yang jauh di luar nalar kita. Tetapi semua itu dijelaskan secara gamblang di film ini, sehingga membuat Interstellar adalah salah satu film dengan konten yang cerdas.