Gandeng Daihatsu Toyota Ingin Tembus Pasar India

Sabtu, 22/11/2014

NERACA

Dipasar Indonesia Toyota Motor Corp boleh di pringkat pertama, namun di pasar negara India Toyota kesulitan menembus pasar India. Terutama jenis mobil mini. Kesulitan ini pihak Toyota mengandeng Daihatsu setelah raksasa otomotif Jepang ini kesulitan bermain di pasar India.

Sejauh ini kemitraan serupa dengan Toyota dan Daihatsu Motor Co terbukti berhasil selama bertahun-tahun di Indonesia yang adalah pasar kendaraan terbesarnya di Asia Tenggara.

Wakil Presiden Eksekutif Toyota Yasumori Ihara belum lama tahun ini telah meminta manajemen Daihatsu guna membantu merancang mobil kecil yang cocok untuk pembeli India di mana model-model Toyota dianggap mahal, kata empat eksekutif Daihatsu dan seorang eksekutif Toyota yang mengetahui hal ini.

Permohonan Toyota ini bisa membuat Daihatsu memimpin dalam mengembangkan mobil bermerek Toyota melalui saluran penjualan Toyota di India. Seperti di Indonesia, Daihatsu saat ini tidak menjual mobil jenis ini di India.

"Toyota berjuang lama di India sebagian besar karena menggunakan komponen-komponen kualitis tinggi dan spesifikasi tinggi untuk mobil-mobilnya dan tak berhasil memanfaatkan komponen-komponen yang lebih murah yang tersedia di pemasuk lokal," kata seorang eksekutif senior Daihatsu.

Sebaliknya, para pesaing seperti Suzuki malah telah membangun rantai pemasok lokal yang komprehensif untuk komponen-komponen murah di India.

"Saat ini kami mencermati secara ekstensif pada mengapa mobil strategis semacam (Toyota) Etios tidak begitu laku di India, sebagai bagian dari upaya mempersiapkan diri kami sendiri jika kami diminta (mengembangkan mobil murah) secara resmi oleh Toyota," kata seorang eksekutif Daihatsu lainnya.

Para eksekutif ini menolak menyebutkan namanya karena mereka tidak berwenang berbicara kepada media.

Mereka juga tidak memberikan gambaran spesifik mengenai bagaimana Daihatsu bisa membantu upaya Toyota di India, namun menyebut Indonesia sebagai model keberhasilan yang bisa dicontoh, sembari menunjuk minicar Agya yang masuk pasar Toyota namun dipasok oleh Daihatsu.

"Kami senantiasa memperhatikan beberapa opsi, termasuk kolaborasi dengan Daihatsu. Kendati begitu, belum ada keputusan yang dihasilkan," kata Ryo Sakai, juru bicara Toyota.

"Kami telah membicarakan langkah-langkah mempercepat perwujudan ekspansi kerjasama bisnis kami dengan Toyota di luar Indonesia dan Malaysia untuk beberapa waktu, namun tidak ada hal khusus yang telah diputuskan pada titik ini," kata Juru Bicara Daihatsu Kazuki Inoue seperti dikutip Reuters.