BI Gandeng 10 Perguruan Tinggi - Peresmian Buku

NERACA

Jakarta - Bank Indonesia menjalin kerja sama dengan 10 rektor perguruan tinggi dalam bentuk penandatanganan Memorandum nota kesepahaman sekaligus meresmikan peluncuran Buku “Pengantar Kebanksentralan: Teori dan Praktik di Indonesia”.

Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo di Jakarta, Senin (17/11), mengatakan acara tersebut diselenggarakan dalam rangka satu dasawarsa jejak perjalanan edukasi kebanksentralan sebagai wujud penguatan sinergi dan kolaborasi Bank Indonesia dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

"Acara ini adalah bentuk bakti Bank Indonesia kepada negeri untuk mencerdaskan anak bangsa melalui perguruan tinggi," ujar Agus Marto. Dengan penandatanganan MoU tersebut, sampai dengan saat ini terdapat 72 perguruan tinggi yang bekerjasama dengan Bank Indonesia dengan lingkup antara lain kerjasama penelitian, bantuan penelitian, edukasi kebanksentralan, kuliah umum, beasiswa, training for trainer (ToT) dan lain sebagainya.

Agus Marto menuturkan, peran perguruan tinggi penting dalam membina generasi penerus bangsa, sehingga dialog dengan 72 Rektor yang ada dalam acara tersebut menciptakan kesepahaman untuk bersama memajukan pendidikan di Indonesia, terutama melalui kerjasama dalam hal penelitian dan pengajaran.

"Sehingga ke depan perguruan tinggi dapat menyelaraskan program link and match antara kampus dan dunia kerja, yang pada akhirnya perguruan tinggi dapat menghasilkan lulusan yang siap kerja," kata dia. Kerja sama Bank Indonesia pertama kali dirintis pada 2004 yang diawali dengan penandatanganan kerja sama antara Bank Indonesia dengan Universitas Gadjah Mada. [ardi]

BERITA TERKAIT

BEI Sayangkan Masih Listing di Negara Lain - Miliki Return Investasi Tinggi

NERACA Jakarta – Melesatnya pertumbuhan industri pasar modal menjadi ketertarikan investor asing menanamkan modalnya tanah air, namun ironisnya masih ada…

Garuda Targetkan Pendapatan US$ 1 Juta - Gandeng Kerjasama JD.ID

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis di luar tiket pesawat, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) berupaya mengembangkan bisnis non tiket…

Investasi Emas Lebih Tinggi Dibandingkan Saham - Melek Investasi Masih Rendah

NERACA Jakarta - Masyarakat Indonesia dinilai perlu bersikap waspada dengan anomali ekonomi di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang disebut-sebut lebih…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Taspen Raih Laba Bersih Rp721 miliar

      NERACA   Jakarta - PT Taspen (Persero) sepanjang tahun 2017 mencatat laba bersih sebesar Rp721,73 miliar, tumbuh…

Naik 15,5%, BTN Cetak Laba Rp3,02 triliun

      NERACA   Jakarta - Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukan hasil positif sepanjang 2017 dengan…

Penghambat Inklusi Keuangan di Indonesia Menurut Presiden

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo menyebutkan ada dua penghambat perluasan inklusi keuangan di Indonesia, yakni…