BII Serahkan Bantuan Rehabiltiasi Padang dan Mentawai

Jakarta - PT Bank Internasional Indonesia Tbk. (BII) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan "BII Berbagi" melaksanakan program rehabilitasi pasca gempa bumi di Padang dan Mentawai.

Menurut keterangan pers di Jakarta, Selasa, serah terima dilakukan secara simbolik program CSR dilakukan Manager Bisnis PT Bank BII KC Padang M. Irfan Yusuf, kepada delapan kepala keluarga selaku penerima manfaat rumah ramah gempa dalam Program Rehabilitasi Padang. Selain itu, diserahkan peralatan multi media serta paket buku kepada tokoh pendidikan, Maryani Azis, yang telah lama mengabdikan diri di Mentawai.

Irfan Yusuf mengatakan, BII dalam program tersebut bekerja sama dengan Yayasan Nurani Dunia membangun rumah ramah gempa bagi penduduk di Pariaman.

Pembangunan rumah itu dengan memanfaatkan kayu yang berasal dari pohon kelapa di daerah tersebut dan dilakukan secara bergotong royong dengan melibatkan peran serta aktif penduduk setempat, katanya.

Menurut dia, tsunami yang terjadi pada November 2010 di Pulau Pagai Selatan, Mentawai telah menyebabkan banyak sekolah di daerah pesisir beserta buku-buku dan peralatan pendukung kegiatan belajar-mengajar hancur tersapu gelombang tsunami.

Karena itu, BII menyediakan peralatan multi media untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar serta menyerahkan paket buku bagi lebih dari 300 murid di tiga sekolah dasar (SD) dan satu sekolah menengah pertama (SMP) di Mentawai, ucapnya.

Baik Program Rehabilitasi Padang maupun Mentawai, pendanaannya berasal dari BII serta donasi yang berhasil dihimpun BII melalui "Pundi Emas BII Berbagi", baik dari nasabah maupun karyawan BII, tambahnya.

Sementara itu, VP Corporate Communications BII, Esti Nugraheni, mengatakan, pembangunan perpustakaan rumah ramah gempa di Pariaman dan penyediaan peralatan multi media dan buku bagi murid-murid di Mentawai sejalan dengan program CSR "BII Berbagi" yang di antaranya fokus di bidang lingkungan dan kemasyarakatan serta pendidikan.

Pelaksanaan CSR "BII Berbagi" merupakan bagian dari itikad baik perusahaan sebagai "good corporate citizen" yang tidak mengejar keuntungan semata tetapi juga menjalankan fungsi tanggung jawab sosial, sejalan dengan makna berbagi (sharing) yang merupakan wujud nyata dari itikad baik untuk peduli kepada sesama, ucapnya.

BERITA TERKAIT

Intervensi Bank Sentral, Rupiah Sedikit Menguat

NERACA Jakarta  - Nilai tukar rupiah pada Senin (24/6) sore, bergerak di area positif atau menguat sebesar 62 poin menjadi…

Mandiri Dukung Wirausaha Kampus

NERACA Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk menggelar National Lecturer Series (NLS), yakni sebuah program kuliah umum yang ditujukan untuk…

OJK Resmi Cabut Izin Usaha AJN

NERACA Jakarta - Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) secara resmi mencabut izin usaha PT Asuransi Jiwa Nusantara (AJN)…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Industri Keuangan Diingatkan Pentingnya Mitigasi Terhadap Gejolak

    NERACA   Jakarta - Kepala Riset Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Lando Simatupang mengingatkan pentingnya mitigasi bagi industri…

DNKI : Transaksi Nontunai Baru 34%

    NERACA   Jakarta - Head of Project Management Office Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) Djauhari Sitorus mengatakan saat…

LPS Sebut Telah Likuidasi 101 Bank

      NERACA   Purwokerto - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak tahun 2005 telah melikudiasi sebanyak tujuh Bank Perkreditan…