Harisma Bidik Pendapatan Tumbuh 30%

Performance kinerja PT Harrisma Informatika Jaya (Harrisma) salah satu distributor IT terbesar di Indonesia mencatatkan pertumbuhan signifikan. Tercatat total penjualan Harrisma selama 2013 mengalami kenaikan sebesar 40% dari tahun yang 2012 yang menghasilkan total revenue sebesar US$ 95,000,000. Maka ditahun ini ditargetkan pendapatan tumbuh sebesar 30%,”Tahun 2014 ini Harrisma optimistis dapat meningkatkan kembali total revenue sebesar 30% dari tahun sebelumnya,” kata Presiden Direktur PT Harrisma Informatika Jaya, Yansen Setiawan BA di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, maraknya barang bajakan dalam industri IT di tanah air menjadi tantangan bagi perseroan. Oleh karena itu, guna memberikan kenyamanan kepada konsumen, perseroan menjamindapat menekan tingkat pembajakan dalam industri IT ini. Bahkan, Harrisma melihat ini sebagai peluang besar yang bisa digarap, karena dari segi kualitas dan service tidak dapat ditemukan dari barang-barang bajakan sedangkan hal ini yang dibutuhkan oleh orang-orang pada saat ini.

Kata Yansen, setiap product yang dihandle oleh Harrisma juga disertai dengan Service Center yang tersebar di 50 tempat di 33 provinsi di Indonesia. Selain itu perseroan juga didukung dengan 200 certified engineer. Di dalam dunia distribusi IT, Harrisma tekenal sebagai distributor yang andal di bidang Document Printing. Seiring dengan perkembangan IT di Indonesia Harrisma juga dikenal sebagai salah satu distributor yang handal di bidang Auto ID, Mobile Computing, Notebook, Printer, Scanner, Networking, Barcode Scanner, hingga POS Machine.

Harrisma dipercaya oleh Motorola & Honeywell (Top Brand Market Share product Auto ID & Mobile Computing) untuk melebarkan bisnis mereka di Indonesia, dimana ke-2 brand tersebut memberikan presentasi 30%-40% dari total revenue. (bani)

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan KPR 15%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri Persero Tbk membidik pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat mencapai 15…

Tumbuh Berani di Tengah Gelombang

Oleh: Mochammad Bayu Tjahono, Staf Direktorat Jenderal Pajak *) Tak salah jika menyebut tahun 2018 merupakan tahun politik. Pada 27…

Sky Energy Bidik Pendapatan Rp 539 Miliar - Lepas 203 Juta Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Sky Energy Indonesia Tbk menargetkan pendapatan sebesar Rp539 miliar dan Rp627 miliar pada tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…