PNM Bantu Korban Banjir Meulaboh - Banda Aceh, Aceh

NERACA

Banda Aceh – Hujan deras yang terjadi beberapa hari di Aceh Barat mengakibatkan banjir merendam 12 kecamatan di wilayah ini. Banjir pada 2014 merupakan yang terparah dalam 10 tahun terakhir. Banjir melumpuhkan jalur transportasi di Aceh Barat, Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, dan Aceh Singkil.

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero melalui cabang Aceh berusaha membantu meringankan beban yang melanda masyarakat sekitar dengan memberikan bantuan sembako untuk kebutuhan sehari-hari kepada masyarakat yang terkena dampak banjir. PNM pada setiap kesempatan yang ada selalu berusaha untuk dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat. Harapannya masyarakat semakin mengenal PNM secara khusus.

Executive Vice President I PT PNM (Persero), Arief Mulyadi mengatakan, selain turut partisipasi dalam pameran-pameran produk UMKM dan pendampingan nasabah, PNM juga memiliki program sosial dengan berpartisipasi dalam kegiatan sosial dengan masyarakat lingkungan sekitar perusahaan, salah satunya diwujudkan melalui Program Bina Lingkungan (PKBL) ini.

PNM, lanjut Arief, menyalurkan dana bina lingkungan pada 7 sektor penyaluran yaitu bencana alam, pendidikan & pelatihan, peningkatan kesehatan, prasarana dan sarana umum, sarana ibadah, pelestarian alam, dan BUMN Peduli. Untuk penyaluran program kemitraan, PNM memfokuskan penyaluran pada sektor industri, perdagangan, pertanian, perternakan, perkebunan, dan jasa.

Sementara itu, Pemimpin PNM Cabang Aceh Darmadi mengungkapkan melalui program ini diharapkan masyarakat semakin mengenal PNM sebagai salah satu badan pemerintah yang mengkhususkan kegiatannya pada bantuan permodalan dan juga pendampingan pelatihan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah sehingga masyarakat menjadi aktif untuk menggerakkan usaha di sektor tersebut.

“Dengan masih minimnya penanganan terhadap korban banjir dan mulai banyaknya pengungsi yang belum tersentuh bantuan, kami harapkan bantuan yang kami berikan ini bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan akan barang pangan sehari-hari. Melalui program bina lingkungan seperti ini juga kami berharap masyarakat semakin menyadari kehadiran PNM sebagai badan usaha milik Negara yang ada dan dekat dengan mereka,” kata dia, Jumat (14/11), pekan lalu.

Darmadi menambahkan, Meulaboh merupakan salah satu wilayah operasi bisnis PNM yang memiliki jumlah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) sebanyak 6 outlet (Meulaboh, Lhok Seumawe, Bireun, Sigli, Pasar Aceh, dan Ulee Kareng), dan kedepannya acara social seperti ini akan menjadi agenda rutin di beberapa daerah kantor unit ULaMM.

Salah satu kegiatan pelatihan pengembangan usaha yang telah dilakukan oleh PNM Cabang Aceh baru-baru ini adalah penerapan Business Model Canvas kepada sekitar 150 pelaku usaha mikro dan kecil di wilayah Sigli dan Bireun, Aceh.

“Dengan memahami Business Model Canvas, maka para pelaku usaha mikro dan kecil akan lebih mudah dalam merancang strategi pengembangan bisnisnya,” tambah Darmadi.Aksi sosial ini selaras dengan pertumbuhan positif yang ditunjukkan oleh PNM Cabang Aceh. Hingga Oktober 2014 PNM cabang Aceh mencatatkan total pembiayaan outstanding sebesar Rp31,7 miliar dengan total nasabah sebanyak 916 nasabah. [mohar]

Related posts