BI Rate Tinggi Tetap Bertahan

Jumat, 14/11/2014

NERACA

Jakarta -Bank Indonesia mempertahankan tingkat suku bunga acuan (BI Rate) pada level 7,5% untuk ketiga belas kalinya secara berturut-turut sejak November 2013."Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 13 November 2014 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 7,5%, dengan suku bunga Lending Facility dan suku bunga Deposit Facility masing-masing tetap pada level 7,5% dan 5,75%," kata Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (13/11).

Dia menuturkan, kebijakan tersebut masih konsisten dengan upaya untuk mengendalikan inflasi menuju ke sasaran 4,5% plus minus satu persen pada 2014 dan empat persen plus minus satu persen pada 2015, serta menurunkan defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat. Agus Marto jugamenilai bahwa kebijakan stabilisasi ekonomi yang ditempuh selama ini mampu menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan serta mendukung proses penyesuaian ekonomi ke arah yang lebih seimbang.

Hal tersebut, lanjut Agus Marto, tercermin pada defisit transaksi berjalan yang menurun dan permintaan domestik yang tetap terkelola."Namun, Bank Indonesia mewaspadai indikasi kenaikan ekspektasi inflasi terkait dengan rencana kebijakan BBM yang akan ditempuh Pemerintah," terangnya. [ardi]