Ciputra Optimis Bisnis Properti Tumbuh 15% - Garap Proyek Baru di Serang

NERACA

Jakarta – Meskipun proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun depan bakal melambat seiring dengan imbas kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan kenaikan upah buruh, namun kelompok usaha Ciputra mengaku optimis prospek bisnis properti jelang 2015 berpeluang besar tumbuh di kisaran 10%-15%.

Managing Director Ciputra Group, Cakra Ciputra mengatakan, keyakinan ini didasarkan atas alasan BI Rate yang hampir satu tahun betah di 7,5%, dan fluktuasi inflasi yang juga terjaga stabil,”Situasi politik yang relatif kondusif juga menjadi salah satu faktor, sehingga diharapkan perekonomian Indonesia dapat tumbuh sesuai ekspektasi pemerintah,”ujarnya di Jakarta,Kamis (13/11).

Cakra mengatakan, keyakinan ini juga dilihat karena di tengah instrumen investasi seperti saham, emas, kurs rupiah, yang kurang stabil. Properti kembali membuktikan sebagai instrumen investasi paling diminati sepanjang masa. Bahkan pada kondisi krisis pun, harga properti tidak ada yang turun.

Menurutnya, sebagai salah satu sektor yang diminati, properti memiliki dua keuntungan utama, yakni capital gain (kenaikan harga tanah dan bangunan yang pasti) serta yield (harga disewakan juga terus meningkat),”Inilah alasan kuat mengapa Ciputra Group terus melakukan ekspansi usaha, dengan membuka proyek baru di kota besar seluruh Indonesia. Termasuk di kota Serang, Banten, yakni CitraLand Puri Serang, yang akan kami pasarkan dalam waktu dekat ini,”ungkapnya.

Bahkan guna menunjukkan eksistensinya, kelompok usaha Ciputra melakukan ekspansi dengan membuka proyek baru di Kota Serang bertajuk CitraLand Puri Serang. Proyek ini menjadi proyek baru Ciputra Group yang akan mulai di garap awal 2015.

Dia menjelaskan, inilah alasan kuat mengapa Ciputra Group melakukan ekspansi dengan membuka proyek baru di kota-kota seluruh Indonesia. Lanjutnya, urban lifestyle city yang berada di jantung kota Serang ini akan berdiri di atas tanah berukuran 40 hektare (ha),”Proyek ini akan dikembangkan PT Ciputra Mitra Cipta. Terdiri dari Residentian Cluster, SOHO, Apartment, Commercial Area, Urban Lifestyle Center, serta tempat ibada ini akan menjadi kawasan urban maupun sub urban yang akan menjadi kebutuhan baik dari segi kemudahan, aksesbilitas, maupun investasi,”jelasnya.

Proyek yang berada di wilayah Ciracas, Serang ini dipilih lantaran berada di tengah kota dan dekat dengan kantor pemerintahan kota Serang. Tidak hanya dari segi lokasi, perseroan optimis proyek ini sukses dan tahu benar bahwa pasar di segmen ini belum tergarap dengan baik. (bani)

BERITA TERKAIT

Dafam Properti Bakal Tambah Lima Hotel Baru - Lepas Saham Ke Publik 25%

NERACA Jakarta – Meskipun ada kekhawatiran pasar properti tahun ini masih melandai, namun hal tersebut tidak mengurungkan PT Dafam Property…

Summarecon Ground Breaking Sky Bridge - Garap Apartemen di Serpong

NERACA Jakarta - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melaksanakan ground breaking atau pengeboran tiang pertama pembangunan Sky Bridge apartemen Serpong…

Estimasi Risiko Proyek Infrastruktur

    Oleh: Ariyo DP Irhamna Peneliti INDEF   Pemerintah memiliki ambisi yang sangat besar untuk mengejar ketinggalan infrastruktur kita.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…