Investor Saham di Lampung Tumbuh 13%

Hingga awal November 2014, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat peningkatan jumlah investor pasar modal di kota Bandar Lampung mencapai sebesar 13% menjadi sebanyak 2.115 dibandingkan pada periode November 2013 yang sebanyak 1.875 investor,”Jika ditotal nilai aset investor untuk provinsi Lampung di pasar modal berdasarkan data yang ada di KSEI mencapai sekitar Rp 391 miliar," kata Kepala Unit Komunikasi Perusahaan KSEI, Zylvia Thirda dalam siaran persnya, Jakarta, kemarin.

Menurut Zylvia, jumlah itu masih minim jika dibandingkan jumlah investor dengan jumlah penduduk Bandar Lampung yang mencapai sekitar delapan juta atau masih kurang dari 1%."Begitu juga dengan nilai investasi ketimbang dengan dana yang tersimpan dalam bentuk tabungan di bank yang mencapai Rp 28 triliun,”ujarnya.

Sebelumnya, Zylvia Thirda pernah mengungkapkan, bila saat ini belum banyak investor di Lampung atau investor pasar modal di Indonesia pada umumnya untuk mengakses secara maksimal fasilitas Acuan Kepemilikan Sekuritas ('AKSes'),”Fasilitas ini seharusnya menjadi acuan bagi para investor terutama yang bergerak di bidang investasi baik saham maupun benda lainnya," kata dia.

Menurutnya, kesulitan dalam memanfaatkan fasilitas tersebut membuat ribuan investor baik secara nasional maupun di Lampung belum mengaksesnya secara maksimal,”Pengetahuan masyarakat terhadap pemahaman investasi saham memang masih minim, sehingga perlu terus dilakukan sosialisasi mengenai hal tersebut,”jelasnya.

Pada dasarnya, dia menyebutkan, potensi masyarakat Indonesia dan salah satunya di Lampung sangat besar sebagai basis investor. Namun, dia menyatakan, dari potensi tersebut belum ada separuhnya melakukan investasi penanaman modal. Maka guna mempermudah investor di Lampung, KSEI menggandeng pihak perbankan agar dapat lebih memberikan kenyamanan dalam memperoleh informasi terkait hasil pembelian dan saham yang investor miliki. (bani)

BERITA TERKAIT

Transaksi Saham Sepekan Rp 7,60 Triliun - IHSG Bergerak Positif 0,25%

NERACA Jakarta – Perdagangan pekan kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup naik 0,25% ke level 6,370.65 poin dari 6,353.73…

Delisting, BEI Cabut Suspensi Saham SQBI

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi saham PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBI) pada 12 Januari…

Investor di Jambi Tumbuh 30% di 2017

Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Jambi menyebutkan jumlah investor saham di provinsi ini tumbuh mencapai 30% selama tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perkuat Pasar Ekspor Ke Afrika - Sido Muncul Bikin Anak Usaha di Negeria

NERACA Jakarta - Setelah sukses membuka pasar ekspor ke Filipina dengan berlanjutnya rencana pembukaan kantor pemasaran disana, kini PT Industri…

Gelar Rights Issue, SCMA Bidik Rp 3,58 Triliun

Cari pendanaan di pasar modal lewat penerbitan saham baru atau rights issue, kini tengah marah dilakukan emiten. Begitu juga halnya…

Bahana Sekuritas Taksir IHSG Capai 7.000

NERACA Jakarta – Pencapaian rekor baru indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir tahun 2017…