Kartini Blue Bird, Bekali Perempuan Bangun Usaha Mikro

Sabtu, 15/11/2014

NERACA

PT Blue Bird Tbk (“BIRD”) menghadirkan kegiatan program tanggung jawab sosial perusahaan yang diberi nama Kartini Blue Bird. Program ini merupakan program social entrepreneurship di bawah payung Blue Bird Peduli, dan ditujukan bagi perempuan Indonesia, terutama ibu-ibu rumah tangga.

Peluncuran Kartini Blue Bird ditandai dengan peresmian Rumah Belajar dan Produksi yang berlokasi di kawasan Bekasi Selatan. Berlokasi di kawasan Bekasi Selatan, tepatnyaRuko Galaxi, Jalan Pulo Sirih Barat Raya M05, ini merupakan salah satu fasilitas yang disediakan untuk para peserta kursus Kartini Blue Bird.

“Kartini Blue Bird adalah kelanjutan dari program pemberdayaan perempuan yang sudah kami lakukan sejak tahun lalu. Ketika itu, kami memulai program dengan memberikan kursus keterampilan kepada istri pengemudi. Kini setelah selesai ataupun mahir, mereka bisa menjadi mentor untuk teman-teman lain ataupun membuka usaha sendiri. Tergantung minat dan bakat mereka,” ujar Noni Purnomo, Ketua Blue Bird Peduli.

Peserta Kartini Blue Bird akan mendapatkan pembekalan yang end-to-end untuk memastikan program ini berkelanjutan. Pembekalan tersebut antara lain Infrastruktur: Blue Bird mendirikan Rumah Belajar dan Produksi Kartini Blue Bird yang di dalamnya terdapat berbagai fasilitas belajar dan produksi untuk industri rumah tangga di bidang konveksi dan makanan.

Kemampuan/skill: Blue Bird mengadakan kelas-kelas belajar menjahit, menyulam, bedding, memasak, serta membuat kue, dengan pengajar-pengajar yang juga ibu rumah tangga. Para Kartini Blue Bird juga akan mendapatkan pelatihan manajerial, di antaranya bagaimana cara memasarkan barang dan mengembangkan bisnis.

Pembiayaan bisnis: Blue Bird memberikan dana pinjaman lunak untuk membantu para peserta belajar untuk berproduksi dan memasarkan produknya. Dana tersebut didapatkan dari Blue Bird, maupun pembiayaan lunak UKM bekerja sama dengan pihak ketiga. Pengembalian pinjaman tidak dilakukan dengan dana, melainkan dalam bentuk produk.

“Dengan pembekalan yang diberikan dalam Kartini Blue Bird, kami berharap dapat lahir wira usahawan rumah tangga yang kuat. Dengan demikian, para ibu dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga,” ujar Noni.

Untuk satu tahun ke depan, Blue Bird menargetkan 500 orang ibu dapat berperan dalam kegiatan Kartini Blue Bird. “Ke depannya, Blue Bird akan terus mengembangkan kegiatan ini dengan mendirikan sejumlah Rumah Belajar dan Produksi di lokasi lain dan menyasar lebih banyak ibu, sehingga tidak terbatas pada istri pengemudi Blue Bird,” harap Noni.