Pasar Modal Tidak Lagi Ekslusif

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan Gerakan Nasional Cinta Pasar Modal atau Genta Pasar Modal dapat membuat investasi tidak dianggap ekslusif oleh masyarakat Indonesia,”Selama ini masrakat masih menilai investasi di pasar modal itu eksklusif. Padahal masyarakat bisa berinvestasi hanya dengan nilai yang relatif tidak terlalu besar,”kata Direktur Pengembangan BEI, Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, kemarin.

Dia memaparkan bahwa BEI akan meluncurkan produk "Sahamku" dan "Reksadanaku" sebesar Rp100.000, di mana saat ini dengan hanya Rp100.000 masyarakat sudah bisa menjadi investor di pasar modal, baik yang bertransaksi saham secara langsung maupun melalui reksa dana.

Lanjutnya, genta pasar modal merupakan agenda yang bersifat jangka panjang dan berkelanjutan serta terpadu dengan melibatkan beberapa pihak seperti dari akademisi, Anggota Bursa, Manajer Investasi, dan emiten. Diharapkan masyarakat domestik dapat menikmati keuntungan yang dihasilkan oleh pasar modal Indonesia.

Menurutnya, program ini akan fokus pada peningkatan literasi pasar modal dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah investor di pasar modal melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi. Selain itu, Genta Pasar Modal juga bertujuan untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan cara berinvestasi yang benar di pasar modal melalui program sosialisasi dan edukasi.

Disamping itu, program ini juga mendorong investor tradisional bergeser menjadi investor pasar modal dengan memberikan gambaran kelebihan investasi di pasar modal dibandingkan investasi lain. Dan, memberi gambaran bagaimana investasi di pasar modal menjadi alternatif investasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Pembangunan GOR Kota Sukabumi Butuh Suntikan Anggaran Rp5 Miliar Lagi

Pembangunan GOR Kota Sukabumi Butuh Suntikan Anggaran Rp5 Miliar Lagi NERACA Sukabumi - Pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Kota Sukabumi ternyata…

Penuhi Modal, SNP Finance Rencanakan IPO

Perusahaan pembiayaan PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP Finance) berencana mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), melalui mekanisme Initial Public…

BEI Pastikan Tidak Ada Regulasi Hambat IPO - Tepis Tuduhan Go-Jek

NERACA Jakarta – Tuduhan Go-Jek yang menilai masih adanya aturan yang tidak fleksibel dan menghambat perusahaan untuk IPO atau menawarkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Presdir Hero Supermarket Mengundurkan Diri

Presiden Direktur Stephane Deutsch PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengundurkan diri. Pengumuman pengunduran diri tersebut disampaikan HERO dalam siaran persnya…

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

Jakarta Garden City Raih PMSEA 2018

NERACA Jakarta -- Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC) seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses,…