Sinergi Kuat Dekatkan Realisasi Ekonomi Kerakyatan

Bandung, Jawa Barat

Selasa, 11/11/2014

NERACA

Bandung - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Bandung sukses menggelar pelatihan kepada nasabah pada minggu awal bulan November bagi nasabah klaster Leuwipanjang, kali ini kembali melaksanakan workshop Pengembangan Kapasitas Usaha bagi nasabah binaan PNM untuk Klaster Pelita, Sukabumi.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendapat tugas membantu pengembangan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM), seminar kerja seperti ini merupakan program regular yang dilaksanakan hampir setiap bulannya dan berkelanjutan. Jalinan kerjasama dengan Dinas UMKM Kota Sukabumi terwujud dalam pelatihan ini dengan mengundang sebagai pembicara.

Pada kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut, PNM mengadakan seminar kerja dengan tema serupa yang diadakan di klaster Leuwipanjang yaitu “Ngariung Mungpulung Pikeun Ngaronjatkeun Karaharjaan Sareng UlaMM PNM” kepada sekitar 70 nasabah binaan cabang Bandung dari berbagai bidang usaha. Pelatihan ini merupakan pelatihan lanjutan dari yang sudah diadakan sebelumnya dan bagian dari program pelatihan hingga akhir tahun 2014.

Executive Vice President I PNM, Arief Mulyadi mengatakan dalam pelatihan ini para debitur akan diberikan pemahaman, motivasi, dan diskusi strategi untuk mengembangkan usaha mikronya agar lebih berkembang baik dari aspek produksi, distribusi, dan pemasaran. UMK di Sukabumi mempunyai potensi untuk mengembangkan bisnisnya sesuai dengan potensi bisnis di daerah tersebut seperti makanan tradisional, kerajinan, dan pariwisata.

“Pemberdayaan UMKM tidak bisa dilakukan hanya sendiri. Kerjasama seluas-luasnya dengan instansi terkait akan semakin memperkuat basis sector usaha ini. Sinergi yang kuat dan kerja sama lintas sektoral akan semakin mendekatkan realisasi ekonomi kerakyatan,” kata dia, Senin (10/11).

Sementara itu, Pemimpin PNM cabang Bandung Suryadin mengatakan bahwa kontribusi nasabah ULaMM di kota Bandung dan Sukabumi telah mengalami peningkatan yang baik dan potensi calon nasabah cukup besar untuk bergabung dengan ULaMM. Pelatihan seperti ini secara langsung juga mempengaruhi kinerja nasabah sekitar.

“Pertumbuhan pasar mikro di daerah ini didukung oleh letak geografis yang strategis dan karakteristik sumber daya alam sehingga struktur perekonomiannya didominasi oleh sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor pengangkutan dan komunikasi serta sektor jasa,” kata dia.

“Untuk menjadi wirausahawan yang sukses tentu diperlukan banyak faktor pendukung seperti kualitas dan keunikan produk atau jasa yang ditawarkan serta strategi pemasaran dan tentu mental yang pantang menyerah, pemahaman dan pengalaman itulah yang coba kami bagi pada UMK yang hadir kali ini,” tambah Suryadin.

Sebagai informasi tambahan, Suryadin juga menyampaikan kinerja positif pembiayaan PNM Cabang Bandung dalam setahun terakhir. Tercatat per Oktober 2014 realisasi outstanding pembiayaan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) sebesar Rp215.5 juta yang disalurkan kepada nasabah yang tercatat hingga periode yang sama sebanyak 5.840 nasabah. [mohar]