Jembo Cable Raup Laba Rp 35,94 Miliar

Pada kuartal tiga tahun ini, PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) berhasil mendongkrak laba bersih menjadi Rp35,94 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp20,72 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (10/11).

Disebutkan, meningkatnya laba bersih di dorong peningkatan penjualan bersih hingga September 2014 menjadi Rp1,11 triliun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang Rp977,23 miliar. Beban pokok perseron juga naik menjadi Rp983,38 miliar dari tahun sebelumnya Rp859,02 miliar dan laba kotor naik jadi Rp128,87 miliar dari tahun sebelumnya Rp118,21 miliar.

Laba sebelum pajak naik jadi Rp52,16 miliar dari tahun sebelumnya yang Rp27,49 miliar. Kemudian untuk jumlah aset per September 2014 mencapai Rp1,04 triliun turun dari jumlah aset per Desember 2013 yang Rp1,24 triliun. Asal tahu saja, perseroan optimis semester II atau hingga akhir tahun ini bisa raup omzet sebesar Rp 1,1 triliun. Sebab, siklus omzet bisnis kabel selalu lebih kencang di semester kedua.

Antonius Benady, Corporate Secretary dan Direktur JECC pernah bilang, sampai semester satu berakhir, kira-kira pendapatan perusahaan adalah Rp 750 miliar. Portofolio penjualan perusahaan ini adalah kabel listrik sebesar 65% dan kabel telekomunikasi sebesar 35%. Dari jumlah tersebut, porsi ekspor pada semester pertama tahun ini hanya Rp 30 miliar. "Kami akui margin profit penjualan dalam negeri lebih besar, ketimbang ekspor. Ekspor juga kami kejar namun memang belum dapat saja penjualannya. Kami masih harus bersaing dengan perusahaan lokal, dan kami berat di ongkos kirim," ujar Anton. (bani)

BERITA TERKAIT

PP Presisi Optimis Raup Untung Rp 1,8 Triliun - Ditopang Pendapatan Civil Work

NERACA Jakarta - PT PP Presisi Tbk (PPRE), emiten konstruksi berbasis alat berat optimis pendapatan konsolidasian untuk periode yang berakhir…

MNC Sekuritas Bidik Transaksi Harian Rp 300 Miliar - Genjot Investor Ritel

NERACA Jakarta - PT MNC Sekuritas menargetkan nilai transaksi harian tahun ini sekitar Rp200-300 miliar. Artinya secara market share, transaksi…

Pembudidaya Sumbawa Dapat Bantuan Rp1,2 miliar - Sukses Kembangkan Ikan Kerapu

  NERACA   NTB - Dinilai sukses mengembangkan budidaya Ikan Kerapu jenis Cantang dengan sistem keramba jaring apung, kelompok nelayan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kinerja Reksa Dana Saham Tumbuh Signifikan

Tiga pekan di awal tahun 2018 atau hingga 19 Januari kemarin, perusahaan jasa penyedia informasi dan riset PT Infovesta Utama…

Moody’s Sematkan Peringkat B1 Soechi Lines

Lembaga peringkat internasional, Moody's Investors Service menegaskan peringkat korporasi B1 untuk PT Soechi Lines Tbk (SOCI). Prospek rating ini stabil.…

Arwana Bidik Kapasitas Produksi Tumbuh 10%

Seiring dengan terus bertumbuhnya industri properti dalam negeri, maka permintaan pasar kemarik juga bakal terkerek naik. Oleh karena itu, melihat…