Kuartal III, Laba Link Net Tumbuh 52,34%

Sampai dengan kuartal tiga tahun ini, PT Link Net Tbk (LINK) membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp420,56 miliar, meningkat 52,34% dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp276,06 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disamping itu, perseroan juga mencatatkan laba per saham dasar tercatat meningkat menjadi Rp138 per lembar dibanding periode yang sama tahun lalu Rp91 per lembar. Disebutkan, naiknya laba tersebut didukung dengan bertambahnya pendapatan sekitar 28,1% menjadi Rp1,55 triliun dari posisi akhir September senilai Rp1,21 triliun.

Naiknya pendapatan diikuti naiknya beban pokok pendapatan menjadi Rp342,45 miliar dari Rp249,25 miliar, beban penjualan juga naik menjadi Rp103,11 miliar dari Rp100,02 miliar, beban umum dan administrasi dari Rp212,14 miliar dari Rp211,51 miliar.

Selain itu, beban penyusutan bertambah menjadi RpRp267,34 miliar dari Rp193,11 miliar, biaya amortisasi menjadi Rp11,27 miliar dari Rp6,13 miliar, sedangkan biaya lainnya berhasil ditekan menjadi Rp108 juta dari Rp598 juta. Akibatnya, laba usaha perusahaan tercatat naik menjadi Rp613,82 miliar dari Rp448,47 miliar.

Perseroan berhasil mengurangi biaya keuangan menjadi Rp37,92 miliar dari Rp94,6 miliar, namun penghasilan keuangan susut menjadi Rp13,92 miliar dari Rp20,20 miliar, dan bagian kerugian entitas asoasiasi bertambah menjadi Rp24,16 miliar dari Rp4,04 miliar.

Adapun total aset perusahaan per akhir September tercatat sebesar Rp3,60 triliun, dengan total utang Rp703,83 miliar. Jumlah aset meningkat dibanding akhir tahun lalu senilai Rp3,23 triliun, namun utang menurun dari Rp706,14 miliar.(bani)

BERITA TERKAIT

Kuartal Satu, Laba PT Bukit Asam Tumbuh 66%

NERACA Jakarta - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan pertumbuhan laba bersih pada kuartal pertama 2018 sebesar 66% menjadi Rp1,45…

Deposito Tumbuh Melambat, Bagaimana Likuiditas Bank?

  Oleh: Rezkiana Nisaputra Pertumbuhan simpanan berjangka atau deposito tengah mengalami perlambatan. Bank Indonesia (BI) mencatat, pada Februari 2018 deposito tumbuh melambat…

KRAS Bukukan Pendapatan Tumbuh 7,76% - Buah Hasil Efisiensi

NERACA Jakarta - Kerja keras PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) untuk terus melakukan efisiensi agar perusahaan keluar dari kerugian,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Multi Bintang Bagikan Dividen Rp 1,32 Triliun

NERACA Jakarta - Masih tumbuh positifnya industri pariwisata memberikan dampak berarti terhadap penjualan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) sebagai…

Graha Layar Bakal Stock Split Saham

Guna memenuhi aturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk ketentuan free float saham atau jumlah saham yang beredar di publik,…

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…