Digugat Pailit, BEI Suspensi Saham ITMG

Digugat pailit, perdagangan saham PT Indotambangraya Megah Tbk (ITMG) disuspensi atau dihentikan sementara oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group I BEI, I Gede Nyaman Yetna mengatakan, sanksi suspensi tersebut diberikan merujuk pada keterbukaan informasi ITMG pada akhir pekan lalu mengenai pemberitahuan diterimanya permohonan pernyataan kepailitan ITMG,”Selain itu, dalam rangka menjaga pasar yang teratur, wajar, dan efisien, Bursa memutuskan melukakan penghentian sementara perdagangan efek ITMG,”ujarnya.

Suspensi tersebut dilakukan di seluruh pasar terhitung sejak sesi I hari ini. Terkait suspensi ini, Bursa meminta kepada para pemangku kepentingan untuk memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan, khususnya mengenai proses kepailitan tersebut.

Terkait gugatan pailit tersebut, Direktur ITMG Edward Manurung menuturkan bahwa gugatan berasal dari Dante Lovejoy Creighton Braham. Gugatan itu diterima Pengadilan Negeri/Niaga pada 31 Oktober dan telah diterima perseroan pada 6 November 2014.

Kendati demikian, para pihak telah mencapai kesepakatan mengenai surat permohonan pernyataan pailit tertanggal 30 Oktober tersebut sesuai dengan korespondensi email pada 7 November 2014 antara Kuasa Hukum pengugat dan tergugat untuk menuntasnya perselisihan pada Senin awal pekan.

Menurut dia, pengugat telah mencabut permohonan pernyataan pailit yang diajukan dan perusahaan membayar sesuai dengan rekomendasi dari Kantor Pelayanan Pajak Besar 1 melalui surat Nomor S-4419/WPJ.19/KP.01/2014 tertanggal 27 Oktober 2014. Maka dengan penyelesaian ini, kata Edward Manurung berharap suspensi atas saham ITMG dapat dicabut, mengingat nilai sengketa tidak material US$ 180.000 atau sekitar Rp2,18 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Dafam Patok Harga IPO Rp 115 Per Saham

Pemilik jaringan hotel Dafam, PT Dafam Property Indonesia Tbk mematok harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO)…

RS Hermina Bidik Dana IPO Rp 1,75 Triliun - Harga Rp3.7000 –Rp.500 Per Saham

NERACA Jakarta – Menjangkau pasar lebih luas lagi dengan terus membangun rumah sakit baru, induk perusahaan rumah sakit Hermina, PT…

Royal Prima Lepas 2 Miliar Saham Ke Publik - Akusisi Rumah Sakit

NERACA Jakarta – Menyusul beberapa perusahaan rumah sakit yang lebih dahulu listing di pasar modal, tahun ini pihak BEI juga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Multi Bintang Bagikan Dividen Rp 1,32 Triliun

NERACA Jakarta - Masih tumbuh positifnya industri pariwisata memberikan dampak berarti terhadap penjualan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) sebagai…

Graha Layar Bakal Stock Split Saham

Guna memenuhi aturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk ketentuan free float saham atau jumlah saham yang beredar di publik,…

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…