Taspen Targetkan Rp130 Triliun

Dana Kelolaan 2015

Senin, 10/11/2014

NERACA

Bogor- PT Taspen (Persero) menargetkan dana kelolaan pada 2015 sebesarRp130 triliun atau tumbuh 8,3% dari tahun ini. Dana yang
diproyeksikan tahun ini adalah berkisar Rp120 triliun."Tahun 2015 dana kelolaan diperkirakan tumbuh 8,33% dari tahun 2014. Dengan imbal hasil sekitar Rp10,6 triliun naik dari 2014 sekitarRp10,4 triliun," Iqbal Latanro, Direktur Utama Taspen, diBogor, Jawa Barat, Sabtu (8/11), pekan lalu.

Menurut dia, kenaikan dana kelolaan yang ada karena didorongpeningkatan layanan pembayaran manfaat pensiun, termasuk pertambahanjumlah peserta program kesejahteraan PNS serta program jaminan sosiallainnya.

Sementara itu, Iman Firmansyah, Direktur Investasi Taspen menjelaskan,dari total dana kelolaan di 2015 mendatang, sebanyak 70% akan
dialokasikan ke dalam deposito di bank pemerintah, baik berupa saham,surat utang negara dan obligasi 11%-12%."Kami juga mulai meningkatkan alokasi penyertaan investasi langsungyang kami perkirakan mencapai 2,5%," jelas dia.

Laba meningkat

Tahun depan, lanjut Iman, progam utama Taspen adalah meningkatkan layanan agardapat memberikan kepuasan kepada nasabah pensiunan, dengan visi padainvestasi yang lebih tepat. Hingga saat ini Taspen mengelola sebanyak6,9 juta orang nasabah yang terdiri atas 4,5 juta orang peserta aktifdan 2,4 juta orang pensiunan.

Sementara mengenai laba usaha, hingga triwulan III 2014, Taspenmembukukan laba usaha sebesar Rp2,52 triliun, naik 708,84% dari
triwulan III 2013 yang rugi sebesar Rp413,68 miliar. Pertumbuhansignifikan laba usaha didorong peningkatan premi dan iuran sebesar 5,7%, hasil investasi 35,05%.

Selain juga adanya penurunan beban klaim sebesar 19,37% danpenurunan cadangan sebesar 31,81% didorong berlakunya UU
Aparatur Sipil Negara No. 5 Tahun 2014. UU ini menetapkan perubahanbatas usia pensiun PNS dari sebelumnya 55 tahun menjadi usia 58 tahun. [ardi]