Sean Gelael Siap Hadapi Macau Grand Prix

NERACA

Pembalap tanah air Sean Gelael akan kembali bertarung disebuah kejuaraan paling bergengsi untuk Formula 3 Macau Grand Prix. Sean Gelael dengan mobil Jagonya Ayam with Carlin Dallara-Volkswagen akan menjadi bagian dari 28 pebalap lainnya di kejuaraan tersebut, dan pebalap berusia 18 tahun ini sudah tidak sabar untuk bertarung di sirkuit yang legendaris ini.

Sedangkang Macau Grand Prix yang akan berlangsung selama empat hari, dimulai dengan sesi latihan dan kualifikasi di hari Kamis dan Jumat (13-14 November), diikuti dengan race kualifikasi di hari Sabtu (15 November) dan ditutup di hari Minggu (16 November) dengan sesi pertandingan kelas Formula 3Macau Grand Prix 2014.

“Saya sudah tidak sabar menghadapi perlombaan ini, terutama bersama dengan tim Carlin,” kata Sean. “Saya kira kami sudah melakukan pekerjaan yang sangat baik. Kami bekerja keras dalam melakukan persiapan dan berlatih menggunakan simulator, jadi seharusnya kami bisa memperoleh hasil yang baik.”

Sean akan berangkat meninggalkan sekolahnya di Bath University, Inggris pada hari Jumat, 7 November, untuk beradaptasi dengan perbedaan waktu. Tetapi dia tetap harus belajar, karena pada hari Rabu malam, sehari sebelum memulai sesi latihan dan kualifikasi, Sean harus mengikuti ujian, di mana dia harus menyesuaikan waktunya dengan teman-teman kampusnya di Inggris, di kamar hotelnya di Macau!

Dan di hari berikutnya, Sean akan langsung menghadapi salah satu lintasan yang paling menakutkan di dunia, lintasan di mana setiap pebalap muda ingin meraih kesuksesan. “Macau sangatlah berbeda,” terang Sean. “Banyak orang selalu mengatakan jangan sampai menabrak, jangan sampai menabrak, dan kadang-kadang membuat kita menjadi terlalu konservatif dalam mengemudi. Tetapi jelas ini adalah sirkuit yang paling menarik dalam sebuah musim balap. Hal yang terpenting adalah membalap dengan baik, selalu menggunakan jalur balap yang benar, dan kerahkan seluruh kemampuan.”

Tahun lalu, yang merupakan tahun pertamanya di Macau, Sean berada di posisi 17 saat race kualifikasi sebelum akhirnya terperangkap dalam suatu kecelakaan saat menjalani perlombaan.

“Kami memulainya dengan sangat baik,” kata Sean. “Lalu untuk perlombaannya sendiri, kami mengurangi downforce supaya bisa meningkatkan kecepatan dilintasan lurus. Saat lap pemanasan, rasanya semuanya berjalan dengan baik, tapi dalam pertandingan saya hanya bertahan dua tikungan. Tetapi tahun ini,saya kembali dengan lebih percaya diri, terutama dengan apa yang kami peroleh dalam dua seri terakhir di kejuaraan Eropa. Saya cukup yakin untuk berada di peringkat sepuluh besar dan akan berusaha untuk bisa naik ke peringkat delapan atau enam.”

Dengan berbekal catatan hasil yang baik di sirkuit jalan raya, Sean terlihat cukup siap menghadapi salah satu pertandingan terpenting dalam satu musim balap. Poin pertama Sean di kejuaraan Eropa berhasil diperolehnya di sirkuit jalan raya yang sangat menantang, Pau di Perancis. Dan hasil terbaiknya musim ini, juga diperolehnya di sirkuit jalan raya Norisring, di Nuremberg, Jerman.

“Saya tidak berkeberatan bertarung di sirkuit jalan raya. Saya sangat bersemangat untuk segera bertarung di Macau,” terang Sean.

Related posts