Rilis MTN, WIKA Tawarkan Kupon 9,8%

Guna mendanai ekspansi bisnis, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menerbitkan surat utang jangka pendek atau Medium Term Note (MNT) sebesar Rp600 miliar dengan kupon 9,8%. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, Corporate Secretary Wijaya Karya, Suradi mengatakan, penerbitan surat utang jangka pendek tersebut memiliki jangka waktu tiga tahun sejak diterbitkan pada tanggal 5 November 2014 hingga 5 November 2017.

Dia menuturkan, dana yang diperoleh dari penerbitan MTN ini akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha perseroan dan entitas anak usaha. WIKA rencanannya akan menggunakan dana MTN tersebut untuk memperbaiki struktur permodalan dengan meresktrukturisasi kredit jangka pendek menjadi kredit jangka menengah dan panjang.

Selain itu perseroan juga akan menggunakan untuk memenuhi modal kerja operasional dan memperoleh pendanaan jangka menengah dengan suku bunga kompetitif,”Penerbitan MTN ini ditandatangani oleh Direktur Keuangan Adji Frimantoro dan Direktur Operasi III Destiawan Soewardjono dengan PT Mandiri Sekuritas dan PT Bahana Securities selaku arranger,”kata Suradi.

Dalam hal kemampuan untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang, PT Pemeringkatan Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idA+ (single A plus/stable outlook) untuk general obligation rating WIKA periode 2013-2014."Peringkat idA+ mencerminkan perseroan memiliki kemampuan yang kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya," imbuhnya.

Pada kuartal tiga, WIKA bukukan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp 400,71 miliar atau naik 2,66% dari tahun 2013 (year on year/yoy) atau 59,05% dari target 2014, Rp678,65 miliar. Hingga akhir September 2014, WIKA membukukan penjualan (tidak termasuk penjualan KSO) sebesar Rp8,61 triliun, naik 8,85% dibandingkan penjualan pada periode yang sama tahun 2013 sebesar Rp7,91 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

PP Properti Rilis Hunian Berkonsep Little Tokyo - Sinergis Dengan Jababeka

NERACA Jakarta –Membidik potensi pasar di kawasan industri, PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama PT Jababeka Tbk. (KIJA) bersinergi mendirikan…

Analis: Momentum Tepat Rilis Obligasi - Peringkat Utang Indonesia Naik

NERACA Jakarta  - Analis pasar modal menilai bahwa sentimen dari kenaikan peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service…

PP Properti Bakal Rilis Obligasi Rp 2 Triliun - Danai Akuisisi Lahan

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnis, termasuk beberapa proyek properti baru, PT PP Properti  Tbk (PPRO) akan menerbitkan obligasi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

IHSG Sepekan Tumbuh 1,07% - Kapitalisasi Pasar di BEI Capai Rp 7 Triliun

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin atau priode 16 hingga…

BEI Padang Ikut Gelar Tes Serentak CMP DP

Sebanyak 86 peserta mengikuti tes tertulis tenaga profesional pasar modal untuk mengikuti Capital Market Professional-Development Program (CMP-DP) 2018 yang diselenggarakan…

Indofarma Anggarkan Capex Rp 160 Miliar

Danai pengembangan bisnis, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) tahun ini menganggarkan belanja modal atau (capital expenditure /capex) sebesar Rp160 miliar.…