BRI Belum Akan Tambah Modal Bank Agro

Jakarta - Bank Rakyat Indonesia (BRI) menegaskan belum akan menyuntik modal ke anak usaha yang baru diakuisisinya, Bank Agroniaga. "Belum perlu (suntik modal). Kondisi masih bagus, CAR masih kuat," jelas Direktur Utama BRI Sofyan Basir usai acara Halal Bihalal di Jakarta, Senin.

Sebelumnya, BRI disebut-sebut siap menyuntikkan modal hingga Rp1 triliun kepada Bank Agroniaga tersebut. Tambahan dana itu akan digunakan untuk menggenjot kredit sektor pertanian. Tambahan modal tersebut akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan Bank Agro.

Pada semester I-2011 lalu, Bank Agro mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 840 persen menjadi Rp11,94 miliar atau Rp3,30 per saham dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Semester I-2010 Perseroan membukukan laba Rp1,27 miliar atau Rp0,37 per saham. Kenaikan laba bersih dimaksud dipicu oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih dan penurunan beban operasional.

Pada semester I-2011, pendapatan bunga bersih Bank Agro meningkat 2,36 persen menjadi Rp78,13 miliar pada semester I-2011 dari Rp76,33 miliar pada semester I 2010. Pendapatan bunga bersih merupakan selisih antara pendapatan bunga dan beban bunga.

Peningkatan pendapatan bunga-bersih disebabkan penurunan beban bunga dari Rp142,23 miliar pada semester I-2010 menjadi Rp139,66 miliar pada semester I-2011. Penurunan beban bunga ini mencerminkan perubahan komposisi dana pihak ketiga Bank Agro menuju pada peningkatan dana murah seperti giro dan tabungan.

Pada saat yang sama Bank Agro juga membukukan pendapatan operasional selain bunga sebesar Rp35,06 miliar pada semester I-2011 dari Rp15,85 miliar di semester I-2010 atau mencetak peningkatan sebesar 121,20 persen.

Sebagai informasi, BRI menyelesaikan akuisisi Bank Agro pada awal Maret 2011 setelah penandatanganan Akta Akuisisi Saham Bank Agro antara BRI dengan Dana Pensiun Perkebunan. Saham Bank Agro dibeli BRI dengan harga Rp109 per lembar saham sehingga total nilai akuisisi sebesar Rp330,3 miliar.

BERITA TERKAIT

Tunjang Bisnis Tangki Terminal - AKR Corporindo Pertebal Modal Anak Usaha

NERACA Jakarta – Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melakukan peningkatan modal pada entitas anak perseroan…

Danai Untuk Modal Kerja - Asiaplast Beri Pinjaman TBE Rp 1,3 Miliar

NERACA Jakarta - Emiten produsen plastik, PT Asiaplast Industries Tbk (APLI) memberikan pinjaman kepada PT Tiga Berlian Electric (TBE) untuk…

Kejar Pertumbuhan Target Emiten - BEI Bidik Debitur Bank Besar Untuk IPO

NERACA Jakarta – Dikejar target emiten tahun ini oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebanyak 100 emiten, mendorong PT Bursa Efek…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Pertahankan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar enam persen…

OJK Sebut DP 0% Gairahkan Sektor Produktif

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim kebijakan penghapusan uang muka kendaraan bermotor pada perusahaan…

SMF Kerjasama Operasional dengan Bank Penyalur KPR FLPP

    NERACA   Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama operasional dengan bank penyalur…