Suspensi Dicabut, Saham DSFI Terkoreksi

Pasca suspensi dicabut atau penghentian sementara, pergerakan saham PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) sempat dibuka menguat 2 poin menjadi Rp125 per lembar dari sebelumnya Rp123 per lembar. Namun, pada pukul 11.00 WIB, harga saham perseroan turun 6 poin atau 4,88% ke level Rp117 per lembar.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (6/11), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut sanksi penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) mulai hari ini,”Suspensi atas perdagangan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk dibuka kembali mulai perdagangan sesi I," kata P.H Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Donni Kusuma Permana.

Dia menjelaskan, pembukaan suspensi saham tersebut dilakukan di pasar reguler maupun tunai. BEI kemarin melakukan suspensi saham DSFI karena melonjaknya harga saham kumulatif secara signifikan sebesar Rp73 atau 146% dari harga penutupan Rp50 pada 27 Oktober 2014 menjadi Rp123 pada 4 November 2014.

Suspensi di pasar reguler dan tunai dilakukan dalam rangka cooling down dan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham DSFI. (bani)

BERITA TERKAIT

Graha Layar Bakal Stock Split Saham

Guna memenuhi aturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk ketentuan free float saham atau jumlah saham yang beredar di publik,…

Laba Lippo Karawaci Terkoreksi 30,39%

NERACA Jakarta - Lesunya bisnis properti di 2017, memberikan dampak terhadap kinerja keuangan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Dimana emiten…

Dafam Patok Harga IPO Rp 115 Per Saham

Pemilik jaringan hotel Dafam, PT Dafam Property Indonesia Tbk mematok harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Multi Bintang Bagikan Dividen Rp 1,32 Triliun

NERACA Jakarta - Masih tumbuh positifnya industri pariwisata memberikan dampak berarti terhadap penjualan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) sebagai…

Graha Layar Bakal Stock Split Saham

Guna memenuhi aturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk ketentuan free float saham atau jumlah saham yang beredar di publik,…

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…