Fortune Indonesia Merugi Rp 3,55 Miliar

Pada kuartal tiga tahun ini, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) berhasil meningkatkan perolehan pendapatan sebesar 4,5% menjadi Rp 296,16 miliar dari Rp 283,02 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Meski pendapatan perseroan mengalami kenaikan tipis, namun FORU tetap mengalami rugi bersih sebesar Rp 3,55 miliar hingga September 2014 atau meningkat dibandingkan laba bersih Rp 2,75 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. Kemudian laba kotor turun menjadi Rp 52,97 miliar dari laba kotor tahun sebelumnya yang sebesar Rp 55,08 miliar.

Hal ini juga disebabkan oleh meningkatnya beban langsung dari Rp 227,93 miliar pada kuartal III-2013 lalu menjadi Rp 243,18 miliar. Kemudian beban usaha naik menjadi Rp 53,98 miliar dari beban usaha tahun sebelumnya Rp 50,15 miliar. Ini turut mengerek perolehan rugi usaha yang diderita FORU menjadi Rp 1,01 miliar dari laba usaha tahun sebelumnya Rp 4,93 miliar.Total aset per September 2014 turun jadi Rp 248,41 miliar dari total aset per Desember 2013 yang sebesar Rp 253,52 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Marga Abhinaya Bidik Dana Rp 991 Miliar - Gelar Private Placement

NERACA Jakarta – Guna mengoptimalkan kinerja lebih baik lagi, emiten properti PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) bakal mencari pendanaan…

Private Placement, CSAP Bidik Dana Rp 223,89 Miliar

Perkuat modal guna ekspansi bisnis, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) berencana menggelar penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih…

Guna Timur Raya Bakal Tambah 20 Unit Truk - Kantungi Dana IPO Rp34,5 Miliar

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) dibuka naik 49,57% ke…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Harum Energy Bagikan Dividen US$ 45 juta

Sukses membukukan kinerja positif dengan perolehan laba bersih melesat tajam, PT Harum Energy Tbk (HRUM) akhirnya memutuskan untuk membagikan dividen…

PTPN X Terbitkan MTN Rp 500 Miliar

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X menerbitkan "Medium Term Notes" (MTN) atau surat utang jangka menengah tahun 2018 senilai Rp500 miliar,…

Mitra Investindo Masuk Pengawasan BEI

Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran, perdagangan saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI) masuk dalam pengawasan PT Bursa…