Unit Link, Topang Aktifitas Bisnis Mahasiswa

Sabtu, 08/11/2014

Pengelolaan keuangan dalam sebuah bisnis merupakan kunci utama kegiatan operasional yang dijalankan. Dengan pengetahuan dasar manajemen keuangan dan perencanaan keuangan pribadi yang mumpuni, para mahasiswa dapat menjalankan aktifitas bisnisnya tanpa harus “kebakaran jenggot” menghadapi segala rintangan yang menghadang

NERACA

Mahasiswa wajib berwirausaha. Memulai bisnissejak kuliah merupakan momen yang tepat untuk memulai berkarir mengembangkan bisnis dengan wirausaha baik secara kolektif maupun individu. Kegiatan ini memberikan keuntungan tersendiri bagi mahasiswa. Pasalnya, di saat orang-orang yang baru lulus sulit untuk mencari pekerjaan, memiliki perusahaan akan menambah pengalaman dan pengetahuan yang akan menjadi nilai plus dibandingkan pesaing lainnya.

Dalam menjalankan aktifitas bisnisnya, seorang mahasiswa harus mengetahui bagaimana mengelola segala unsur dan segi keuangan, hal ini wajib dilakukan karena keuangan merupakan salah satu fungsi penting dalam mencapai tujuan perusahaan. Setidaknya mahasiswa memahami bagaimana menggunakan dan menginvestasikan dana, juga aktivitas perolehan dana, yaitu aktivitas untuk mendapatkan sumber dana.

Sayangnya, saat ini tingkat literasi keuangan mahasiswa mengenai pemahaman dan penggunaan jasa dan produk keuangansebagai motor penggerak bisnis masih rendah. Berdasarkan survei yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), baru 28% mahasiswa yang memiliki pemahaman mengenai pengetahuan dasar manajemen keuangan dan perencanaan keuangan pribadi mereka.

Guna membantu mahasiswa memahami dalam mengelola keuangan mereka, Sun Life Financial Indonesia (Sun Life ) bekerja sama dengan Financial Planning Standards Board Indonesia (FPSB Indonesia) menyelenggarakan program edukasi finansial untuk Mahasiswa dari delapan universitas di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

“Kami sangat gembira dapat bekerja sama dengan Sun Life dalam menyelenggarakan program edukasi keuangan untuk para mahasiswa. Program ini sejalan dengan misi kami untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat perencanaan keuangan, dan membantu mahasiswa memahami dan mulai membuat perencanaan serta mengelola keuangan pribadi mereka,” kata Tri Djoko Santoso, Ketua FPSB Indonesia

Selain menjalin kerja sama dengan FPSB Indonesia, Sun Life juga telah bekerja sama dengan institusi terkemuka lainnya seperti Universitas Ciputra di Surabaya, Universitas Kristen Maranatha, dan CARE for the Nation dalam menyelenggarakan edukasi finansial di Indonesia.

Mahasiswa dipilih sebagai bagian dari program edukasi finansial untuk konsumen dan/atau masyarakat sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 1/SEOJK.07/2014 tentang Pelaksanaan Edukasi dalam Rangka Meningkatkan Literasi Keuangan kepada Konsumendan/atau Masyarakat (“Surat Edaran OJK Nomor 1”). Surat Edaran OJK tersebut merupakan pelaksanaan dari Peraturan OJK Nomor 1 / POJK.07 / 2013 tanggal 6 Agustus 2013 tentang perlindungan konsumen sektor jasa keuangan.

“Kami memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung program OJK dalam meningkatkan tingkat literasi keuangan di Indonesia, dan kami gembira hari ini dapat meluncurkan program edukasi finansial untuk para mahasiswa Indonesia. Ini merupakan kesempatan baik bagi Sun Life untuk memanfaatkan keahlian kami dalam bidang keuangan. Melalui program ini, kami dapat menghadirkan pengalaman dunia nyata bagi para mahasiswa Indonesia yang menginginkan peran lebih penting di masa depan,” ujar Eddy Belmans, Presiden Direktur Sun Life

Ya, pengetahuan dasar manajemen keuangan dan perencanaan keuangan pribadi yang mumpuni dapat dijadikan salah satu landasan serta modal penting untuk survive dalam ketidakpastian disegala aktifitas bisnis. Karena pengetahuan dasar manajemen keuangan dan perencanaan keuangan pribadi merupakan “ruh” yang menjaga agar aktifitas bisnis tetap berjalan dan terus berkembang.

Dalam dunia bisnis, apapun bentuk produknya, modal merupakan syarat yang sangat penting untuk diperhatikan. Untuk itu, sudah semestinya para mahasiswa yang berwirausaha mengetahui dan memahami bahwa beberapa produk investasi dapat digunakan sebagai tambahan modal yang dapat digunakan suatu saat, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti guncangan yang diakibatkan dari kenaikan BBM, yang tentunya akan diikuti oleh naiknya harga barang-barang dan jasa-jasa di masyarakat. Kenaikan harga barang dan jasa ini menyebabkan tingkat inflasi di Indonesia mengalami kenaikan dan mempersulit perekonomian masyarakat terutama mahasiswa dalam menjalankan aktifitas bisnisnya.

Nah, salah satu produk keuangan yang bisa mengakomodir kebutuhan mahasiswa dalam menjalankan bisnisnya itu adalah produk asuransi unit link. produk unit link ini sangat unik. Lantaran memiliki fleksibilitas dan manfaat yang terus berkembang dari waktu ke waktu, asuransi unit link dapat menjadi salah satu alternatif berinvestasi bagi wirausahawan karena mampu memberikan hasil investasi maksimal sekaligus perlindungan individu.

Sebagai perusahaan asuransi terkemuka di dunia, Sun Life menyediakan beragam produk unit link yang cukup menjanjikan sebagai investasi, namun juga mempunyai jaminan proteksi yang lengkap dan menentramkan bagi nasabah. Pemegang unit link bebas menentukan besaran investasinya yang bisa berupa saham, obligasi ataupun pasar uang. Selain itu, dengan produk unit link ini, nasabah hanya mengeluarkan dana lebih sedikit, ketimbang berasuransi dan berinvestasi secara terpisah.