Pan Brothers Siapkan Capex US$ 34 Juta

Kamis, 06/11/2014

Meskipun kuartal tiga tahun ini, kinerja keuangan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) anjlok 4,3% year on year menjadi US$ 252, 7 juta. Namun tidak membuat ekspansi bisnis produsen tekstil dan garmen ini terhambat. Tahun depan, perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 20 juta atau sekitar Rp 242 miliar pada 2015.

Sekretaris Perusahaan Pan Brothers, Iswardeni mengatakan, belanja modal tahun depan lebih rendah dari tahun ini senilai US$ 34 juta atau Rp 400 miliar. Nantinya, alokasi capex diharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan perseroan secara organik,”Adapun sebanyak US$ 17 juta dari dana capex akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan dua pabrik tekstil di Jawa Tengah, sedangkan sisanya US$ 3 juta untuk perawatan mesin,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, sumber pendanaan belanja modal terdiri atas modal internal perusahaan dan dana dari lembaga keuangan. Anggaran untuk investasi non-organik sendiri belum dapat disampaikan. Secara total, Pan Brothers akan membangun tujuh pabrik tekstil hingga 2016. Tahun ini, perseroan sedang menyelesaikan konstruksi empat pabrik dengan kapasitas produksi 15 juta potong pakaian per tahun. Adapun pembangunan dilakukan melalui perusahaan patungan (joint venture/JV) dengan Mitsubishi Corporation, yakni PT Eco Smart Garment Indonesia.

Hingga September 2014, penjualan Pan Brothers tercatat sebesar US$ 252,7 juta atau turun 4,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu senilai US$ 264,1 juta. Laba bersih tercatat sebesar US$ 5,3 juta atau turun 37,2 persen dari US$ 8,4 juta.

Iswardeni mengatakan, penurunan penjualan dan laba bersih disebabkan oleh penundaan sejumlah kiriman ekspor pada September 2014. Selain itu, perseroan juga mengalami rugi selisih kurs yang merupakan kerugian tidak terealisasikan (unrealized loss).“Kami masih berharap seluruh barang jadi yang telah diproduksi bisa diekspor sesuai jadwal sebelum akhir tahun ini, sehingga tidak perlu dilakukan revisi target,” kata dia. (bani)