Electronic City Raup Pendapatan Rp 1.521 Miliar - Sepanjang September 2014

NERACA

PT Electronic City Indonesia Tbk. (kodesaham: ECII), sebagai pelopor ritel elektronik modern terbesar di Indonesia mengumumkan hasil laporan keuangan untuk kuartal III/2014.

ECII membukukan pendapatan sebesar Rp 1,521 milyar per bulan September 2014, naik 12,07% dibandingkan pendapatan untuk periode yang sama tahun lalu yaitu Rp 1,357 milyar, dimana kenaikan pendapatan tersebut ditopang oleh toko-toko yang sudah beroperasi lebih dari 24 bulan.

Kemampuan Perseroan dalam menumbuhkan angka top-line merupakan manifestasi dari keberhasilannya dalam meraih pangsa pasar terutama bila dilihat dari latar belakang melemahnya kondisi pasar saat ini.

Hal ini dapat dilihat dari penurunan permintaan pasar, tidak termasuk ponsel dan gadget. Same Store Revenue Growth (SSRG) sebesar 5,2% per bulan September 2014 mengalami perlambatan bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2013.

Keadaan ini merupakan refleksi dari kondisi makro ekonomi secara general di Indonesia, sebagai akibat dari melemahnya nilai tukar mata uang Rupiah yang menyebabkan adanya penurunan daya beli konsumen. Bahkan adanya penguatan pasar yang diperkirakan sebelumnya yang dikaitkan dengan pemilihan presiden ditahun pemilu tidak terwujud.

Dengan harapan yang muncul dari pemerintahan baru, Perseroan berkomitmen untuk memperluas jaringan toko untuk menembus potensi pasar yang belum dimanfaatkan pada tahun 2015 dan tahun-tahun kedepan.

BERITA TERKAIT

AdhiKarya dan PPD Integrasikan Sistem Transportasi - Kawasan LRT City

      NERACA   Jakarta - PT AdhiKarya (Persero) Tbk, melalui Departemen Transit Oriented Development (TOD) & Hotel menawarkan…

PTBA Bidik Pendapatan Tumbuh 20% di 2018 - Garap Proyek PLTU Mulut Tambang

NERACA Jakarta – Optimisme membaiknya harga tambang batu bara di tahun depan, menjadi sentimen positif bagi emiten tambang untuk memacu…

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp200 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah menyalurkan pembiayaan dengan model financial technology (fintech)…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Mengajari Anak Menabung, Berbelanja, dan Berbagi

Oleh: Yulius Ardi Head, Managed Investment Product Standard Chartered Bank   Akhir musim sekolah telah diambang pintu dan anak-anak akan…

Sukuk Bisa Sebagai Alternatif Pembiayaan Daerah

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Suminto mengatakan penerbitan obligasi berbasis syariah atau sukuk bisa…

Keuangan Syariah: - Akan Stagnan Atau Butuh Terobosan

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad meminta inovasi dan terobosan pelaku industri untuk mengembangkan keuangan syariah, karena tanpa…