Catur Sentosa Raup Laba Rp 70 Miliar

Hingga kuartal tiga tahun ini, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk membukukan lonjakan laba bersih 76% menjadi Rp 70 miliar dan laba bersih per saham sebesar 24 atau mengalami pertumbuhan 75% karena kenaikan penjualan serta strategi pembenahan.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (4/11), Corporate Secretary PT Catur Sentosa Adiprana Tbk, Idrus Widjajakusuma mengatakan, lonjakan laba tahun ini ditopang oleh kenaikan penjualan serta strategi pembenahan pendapatan dan efisiensi beban perusahaan.

Pada sembilan bulan pertama tahun ini, perusahaan pemilik brand Mitra 10 dan Atria tersebut membukukan pendapatan Rp 5 triliun atau tumbuh 10% dari sebelumnya Rp 4,5 triliun. Pertumbuhan tersebut dikontribusikan dari sektor retail yang tumbuh 20% atau Rp 1,34 triliun dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,11 triliun.

Kata Idrus, kuatnya penjualan di sektor retail akan mendorong pertumbuhan perseroan kedepan. Sementara distribusi tetap menjadi penggerak utama pendapatan Catur Sentosa dengan kontribusi 72% dari total pendapatan. Sektor ini tumbuh 7% menjadi Rp 3,7 triliun dari sebelumnya Rp 3,49 triliun. Dijelaskan, kenaikan pendapatan terutama terjadi di Sumatera, Jawa dan Bali.

Dimana Jawa dan Bali masih menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan, yaitu 86% dari total pendapatan dan tumbuh 11,1% menjadi Rp 4,28 triliun dari sebelumnya Rp 3,85 triliun. Sementara itu, Sumatera yang berkontribusi 8% kepada total pendapatan naik 12,9% menjadi Rp 404,8 miliar dari sebelumnya Rp 358,45 miliar.

Asal tahu saja, produk perseroan yang naik paling kuat penjualannya adalah peralatan rumah tangga mencapai 26,2% atau Rp 759,49 miliar dari sebelumnya Rp 601,90 miliar. Peralatan rumah tinggal meningkat kontribusinya menjadi 15% dari sebelumnya 13%. Sementara keramik dan cat sebagai contributor utama pendapatan 37% dan 22%, tumbuh 8% dan 5%menjadi Rp 1,88 triliun dari Rp 1,12 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

WIKA Suntik Modal Wika Serang Panimbang - Raih Pinjaman Rp 894 Miliar

NERACA Jakrta - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) memperoleh fasilitas pinjaman dari dua PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT…

Pengusaha Didakwa Suap Dirjen Hubla Rp2,3 Miliar

Pengusaha Didakwa Suap Dirjen Hubla Rp2,3 Miliar NERACA Jakarta - Komisaris PT Adhiguna Keruktama Adi Putra Kurniawan didakwa menyuap Direktur…

HOME Siapkan Rp 28 Miliar Untuk Renovasi - Genjot Okupansi

NERACA Jakarta – Guna memuluskan ekspansi bisnisnya di tahun depan, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) menganggarkan belanja modal sebesar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Sertifikasi ISO 27001 - XL Tingkatkan Keamanan Data Pelanggan

NERACA Jakarta - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil meraih sertifikasi ISO 27001 sebagai standar baku penerapan Information Security…

Investor Saham di Babel Tumbuh Signifikan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Pangkalpinang mencatat, jumlah investor pasar modal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengalami…

Renuka Targetkan Ekspor Tambang di 2018

Keyakinan membaiknya harga batu bara di tahun depan, menjadi harapan PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) bila pasar batu bara kembali meningkat.…