Laba Bersih Kalbe Farma Naik Tipis 8,8%

Rabu, 05/11/2014

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membukukan laba bersih sebesar Rp1,48 triliun pada kuartal III-2014. Jumlah tersebut naik 8,8% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,36 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, perolehan tersebut sejalan dengan penjualan bersih perseroan yang tumbuh 11,5% jadi Rp12,75 triliun dari sebelumnya Rp11,44 triliun. Kenaikan penjualan tersebut didukung dengan pertumbuhan volume dan kenaikan harga yang dilakukan perseroan pada akhir kuartal pertama 2014.

Namun, pertumbuhan laba bersih tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan penjualan, terutama disebabkan menurunnya marjin laba kotor dan kenaikan beban bunga, keuangan serta biaya lain-lainnya. Laba kotor perseroan tercatat tumbuh sebesar 10%mencapai Rp6,13 triliun. Rasio laba kotor terhadap pejualan menurun 0,6% dari 48,7% menjadi 48,1%.

Seketaris Perusahaan PT Kalbe Farma Tbk, Vidjongtius bilang, pertumbuhan laba bersih yang lebih rendah dibandingkan dengan penjualan, terutama disebabkan menurunnya marjin laba kotor dan kenaikan beban bunga, keuangan serta biaya lain-lainnya,"Ini menurun terutama akibat dampak pelemahan nilai rupiah,”ujarnya.

Dia mencatat, rata-rata nilai tukar rupiah terdepresiasi 15,9% secara year on year dari Rp 10.150 per dolar AS pada periode kuartal III 2013 menjadi Rp 11.766 per dolar AS pada kuartal III 2014. Sementara, beban pokok penjualan mengalami peningkatan 12,9% menjadi Rp 6,62 triliun, dibandingkan raihan sebelumnya sebesar Rp 5,86 triliun. (bani)