BTPN Bayar Bunga Obligasi Rp 25,12 Miliar

Selasa, 04/11/2014

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) kembali melakukan pembayaran bunga tahap sembilan dari Obligasi berkelanjutan I Bank BTPN tahun 2012 yang terdiri dari dua seri, yakni seri A memiliki pokok hutang Rp525 miliar dan seri B senilai Rp725 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Dijelaskan, pembayaran bunga obligasi tersebut akan dilakukan hari ini dengan nilai bunga untuk seri A Rp10,17 miliar dan seri B senilai Rp14,95 miliar. Dengan begitu, total bunga obligasi yang akan dibayar BTPN hari ini senilai Rp25,12 miliar. Adapun untuk obligasi ini wali amanat yang ditunjuk yakni PT Bank Permata Tbk dan tanggal jatuh tempo dari obligasi tersebut yakni seri A pada 3 Agustus 2015, dan seri B pada 3 Agustus 2017.

Perseroan belum lama ini menyampaikan rencana untuk mengubah Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi Bank Umum Syariah BUS). Hal ini setelah mengakuisisi PT Bank Sahabat Purba Danarta. Dijelaskan, setelah mendapat izin konversi dan spin off dari regulator, BTPN Syariah sudah beroperasi.

Pemegang saham mengangkat Harry AS Sukadis sebagai dirut dan Kelam Azis Stamboel menjadi komisaris utama. BTPN Syariah fokus melayanan segmen tunas usaha rakyat, dengan tujuan memberdayakan jutaan keluarga pra atau cukup sejahtera. Selain itu, BTPN Syariah memiliki 8.250 karyawan dengan 13 kanor cabang, 44 layanan syariah bank atau office channeling dengan dukungan 1.224 tim mobile marketing syariah. BTPN Syariah merupakan 79% sahamnya milik BTPN. Pemegang saham lainnya adalah PT Triputra Persada Rahmat sebesar 28,59% dan yayasan Purba Danarta sebanyak 1,4%. (bani)