Hipmi Jaya Minta Pemerintah Revitalisasi KUR

NERACA

Jakarta -Presiden Joko Widodo mendaulat Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menjabat sebagai Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia DKI Jakarta menyambut baik penunjukan itu. Hipmi menyatakan siap menjadi mitra dalam membangun daya saing UKM. Tak hanya itu, Hipmi meminta agar Menkop merevitalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Hipmi menyambut baik penunjukan Puspayaoga. Kami siap menjadi mitra membangun daya saing UKM,” ujar Rama Datau, Ketua Umum Hipmi Jaya di Jakarta, kemarin.Dia mengatakan, Puspayoga merupakan aktivis partai yang memiliki perhatian dan kepedulian mengembangkan kewirausahaan di Bali saat menjabat sebagai Wali Kota Denpasar dan Wakil Gubernur Bali.

Rama mengatakan, salah satu agenda terdekat yang akan dihadapi Menkop UKM baru yakni mempersiapkan daya saing UKM menghadapi Perdagangan Bebas ASEAN 2015. Dikatakannya, kontribusi UKM atas ekspor nasional masih di bawah 20%, sedangkan Thailand telah berada di atas 20%. Padahal, kontribusi UKM RI atas perekonomian nasional cukup besar yakni mendekati 60% atas PDB (produk domestik bruto).

Sejumlah tantangan menanti, yakni bagaimana meningkatkan kapasitas bisnis UKM (capacity building), membuka akses pembiayaan yang lebih besar bagi pelaku UKM, meningkatkan kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM) UKM, serta meningkatkan akses pasar dan teknologi bagi UKM.

Pada bagian lain, Hipmi Jaya juga berharap agar Menkop UKM dapat melanjutkan program pembiayaan untuk pengusaha pemula, KUR. Hipmi mengusulkan agar KUR direvitalisasi agar makin tepat sasaran dan berdampak besar bagi pengembangan kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja. Hingga Agustus 2014, sebanyak tujuh bank nasional telah menyalurkan KUR sebanyak Rp149,36 triliun atau tumbuh 31,75% (year on year/yoy). Ketujuh bank tersebut yakni BNI, BRI, Bank Mandiri, BTN, Bank Bukopin, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Syariah. Nilai KUR tersebut meningkat Rp 113,36 triliun dari periode yang sama tahun lalu. [ardi]

BERITA TERKAIT

Pemerintah Dituding Tidak Miliki Data - Produksi dan Konsumsi Beras Nasional:

Harga beras terus meroket di pasaran. Badan Pusat Statisk (BPS) mencatat sampai dengan minggu ke-2 Januari ini, kenaikan harga beras…

Penyaluran KUR Akan Melibatkan Stakeholder Selain Bank

Penyaluran KUR Akan Melibatkan Stakeholder Selain Bank NERACA Jakarta - Deputi Spesialis Mikro Prudensial Umum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muhammad…

KPPU Minta Beras Impor Tidak Masuk Sumut

KPPU Minta Beras Impor Tidak Masuk Sumut NERACA Medan - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah Medan meminta…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Rucika Ingin Lebih Kuat Di Industri Perpipaan - Kaloborasi dengan Mitra Internasional

    NERACA   Jakarta – PT Wavin Duta Jaya yang merupakan produsen pipa PVC dengan produknya Wavin dan Rucika,…

Kementan Diminta Jujur Ungkap Data Pangan

      NERACA   Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Ichsan Firdaus meminta Kementerian Pertanian jujur soal data…

Ekonomi 2018 Diprediksi Mampu Tumbuh Minimal 5,1%

      NERACA   Jakarta - Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira menilai…