Bukit Asam Baru Serap Capex Rp 797 Miliar

Sampai dengan September 2014, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) telah menyerap sekitar 70% dana belanja modal (capital expenditure/capex) atau sebesar Rp797 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (30/10).

Sekretaris Perusahaan PTBA Joko Pramono mengatakan, dana belanja modal tersebut telah digunakan perseroan untuk investasi pengembangan mencapai Rp757 miliar,”Selain itu, juga untuk investasi rutin senilai Rp40 miliar," katanya.

Perusahaan tambang batu bara plat merah tersebut pada 2014 mengalokasikan belanja modal sebesar Rp1,14 triliun. Dari jumlah itu, sekitar 75% atau setara Rp855 miliar untuk pemenuhan rencana pengembangan proyek perseroan, dan sisanya 25% atau Rp285 miliar untuk pembiayaan perawatan rutin.

Sementara perseroan pada bulan ini melalui anak perusahaannya, PT Bukit Multi Investama mengakuisisi 100% saham perusahaan perkebunana kelapa sawit PT Bumi Sawindo Permai seluas 8.346 hektare (ha), yang merupakan bagian dari wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PTBA di area Banko, Tanjung Enim, Sumatera Selatan.

Di lahan tersebut terdapat 580 cadangan batu bara PTBA yang disiapkan untuk memasok kebutuhan batu bara PLTU Mulut Tambang, seperti PLTU Banko Tengah 2x620 megawatt (MW), yang ditargetkan beroperasi pada 2018.

Perseroan pada akhir semester II tahun ini akan menuntaskan PLTU Banjarsari 2x110 MW di mulut tambang di Lahat, Sumatera Selatan yang ditargetkan pada November 2014 mulai beroperasi dan pada awal tahun depan telah masuk jaringan interkoneksi Sumbagsel milik PLN secara penuh. (bani)

BERITA TERKAIT

Saat Ini Momentum Tepat Starup Go Public

Maraknya beberapa perusahaan starup yang mencatatkan saham perdananya di pasar modal, menjadi sentimen positif bagi perusahaan starup lainnya untuk mengikuti…

HOKI Tambah Kapasitas Produksi 20 Ton

Seiring mulai beroperasinya penambahan kapasitas di pabrik di Subang, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) memiliki tambahan kapasitas produksi sebesar…

Adira Finance Terbitkan Obligasi Rp 1,19 Triliun

Perkuat likuiditas guna menunjang ekspansi bisnis, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp 1,19 triliun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perbaiki Kinerja Keuangan - INAF Kembangkan Strategic Business Unit

NERACA Jakarta – Dorong pengembangan bisnis lebih ekspansif, PT Indofarma Tbk (INAF) fokus mengembangkan strategi pendirian strategic business unit (SBU)…

Melalui Proyek ISED - Siapkan SDM Unggul di Manufaktur dan Pariwisata

NERACA JAKARTA - Indonesia telah memasuki era digitalisasi dan Industri 4.0. Bersamaan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia telah meluncurkan “Making…

Geliatkan KEK Tanjung Lesung - KIJA Cari Investor Potensial Kembangkan Wisata

NERACA Jakarta – Bangkit dari musibah gempa dan tsunami Banten yang terjadi pada 2018 lalu, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.…