Astra Agro Raup Laba Rp 1,88 Triliun

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini membukukan laba bersih sebesar Rp1,88 triliun, melonjak 106,4% dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp910,9 miliar. Dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (29/10) dijelaskan, naiknya laba bersih perusahaan didukung meningkatnya pendapatan bersih sebesar 41,35% menjadi Rp11,76 triliun dari kuartal III/2013 senilai Rp8,32 triliun.

Naiknya pendapatan bersih perusahaan dibarengi dengan bertambahnya beban pokok pendapatan sekitar 34,44% menjadi Rp8,08 triliun dari Rp6,01 triliun. Adapun beban umum dan administrasi perusahaan naik menjadi Rp482,66 miliar dari Rp409,30 miliar.

Beban penjualan juga bertambah menjadi Rp402,18 miliar dari Rp339,91 miliar, biaya pendapanaan naik menjadi Rp69,57 miliar dari Rp49,33 miliar. Sementara kerugian selisih kurs berhasil ditekan menjadi Rp49,33 miliar dari Rp335,34 miliar.

Perseroan juga berhasil mencatat kenaikan pada penghasilan bunga menjadi Rp17,86 miliar dari Rp11,97 miliar, membukukan pendapatan atas hasil bersih pada pengendalian bersama entitas senilai Rp10,42 miliar, dan pendapatan lain-lain bersih naik menjadi Rp96,97 miliar dari Rp68,83 miliar.

Laba periode berjalan perusahaan pada akhir September melesat 104,21% menjadi Rp1,97 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp964,67 miliar. Laba per saham dasar/dilusian meningkat menjadi Rp1.195,96 per lembar dari Rp578,44 per lembar. Total aset perusahaan perkebunan ini hingga akhir bulan lalu mencapai Rp18,17 triliun, dengan total utang Rp6,96 triliun. Jumlah itu bertambah dibanding akhir tahun lalu, di mana aset perusahaan Rp14,96 triliun dengan total utang Rp4,7 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Astra "Kepincut" Bisnis Tol Trans Jawa - Miliki Potensi Trafik Lebih Besar

NERACA Jakarta – Dorongan pemerintah agar pihak swasta ikut andil dalam proyek pembangunan infrastruktur pemerintah, rupanya menjadi daya tarik PT…

Laba Lippo Karawaci Terkoreksi 30,39%

NERACA Jakarta - Lesunya bisnis properti di 2017, memberikan dampak terhadap kinerja keuangan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Dimana emiten…

RS Hermina Bidik Dana IPO Rp 1,75 Triliun - Harga Rp3.7000 –Rp.500 Per Saham

NERACA Jakarta – Menjangkau pasar lebih luas lagi dengan terus membangun rumah sakit baru, induk perusahaan rumah sakit Hermina, PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Multi Bintang Bagikan Dividen Rp 1,32 Triliun

NERACA Jakarta - Masih tumbuh positifnya industri pariwisata memberikan dampak berarti terhadap penjualan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) sebagai…

Graha Layar Bakal Stock Split Saham

Guna memenuhi aturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk ketentuan free float saham atau jumlah saham yang beredar di publik,…

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…